TribunJateng/

Kebijakan Nontunai di Tol, Bank Mandiri Prediksi Volume Transaksi Uang Elektronik Naik Pesat

Bank Mandiri siap mendukung pelaksanaan nontunai di gerbang tol dengan menyediakan ua‎ng elektronik.

Kebijakan Nontunai di Tol, Bank Mandiri Prediksi Volume Transaksi Uang Elektronik Naik Pesat
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Zedo Faly memberi penjelasan dalam FGD Transaksi Nontunai bagi Pengguna Alat Transportasi di Hotel Horison, Semarang, Rabu (13/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Mandiri memprediksi penerapan uang elektronik di gerbang tol mendorong volume transaksi hingga tiga kali lipat.

Regional Transaction and Consumer Head Bank Mandiri Regional VII Jateng-DIY, Zedo Faly, mengatakan volume transaksi e-money pada semester I-2017 mencapai Rp 90 miliar.

Penerapan nontunai di gerbang tol diprediksi akan memicu kenaikan hingga tiga kali lipatnya.

"Sekarang volume transaksi selama enam bulan Rp 90 miliar. Kami memperkirakan kalau nontunai ini diberlakukan, bisa tumbuh sampai Rp 270 miliar," jelas Zedo dalam focus group discussion (FGD) Transaksi Nontunai bagi Pengguna Alat Transportasi di Hotel Horison, Semarang, Rabu (13/9/2017).

Prediksi itu berdasarkan data bahwa pengguna uang elektronik di wilayah Jasa Marga Semarang masih sekitar 30 persen.

Sisanya masih menggunakan transaksi tunai.

"Potensinya masih besar yang belum menggunakan nontunai kalau dibagi dengan bank lain. Kami optimistis bisa tumbuh sampai tiga kali lipat," imbuh dia.

Bank Mandiri siap mendukung pelaksanaan transaksi nontunai di gerbang tol dengan menyediakan ua‎ng elektronik.

Penjualan e-money sampai saat ini sudah mencapai 15 ribu lembar yang aktif melalui kantor cabang.

"Jumlah itu hanya yang dijual di kantor cabang. Belum termasuk e-money yang dijual dengan mitra di swalayan dan sebagainya," ujar Zedo.

Menjelang penerapan nontunai pada akhir September di gerbang tol Muktiharjo dan Manyaran, terjadi kenaikan penjualan e-money.

"Agustus sampai September ini, dalam sebulan sudah mengalahkan penjualan setahun. Bisa sampai 8.500 buah e-money yang terjual," tandasnya. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help