TribunJateng/

KRISIS ROHINGYA

Kepada Ulama Jawa Tengah, Jokowi Janji Bangun Rumah Sakit Terbesar untuk Rohingya di Rakhine State

Presiden Joko Widodo berjanji membantu pembangunan rumah sakit terbesar di Rakhine State Myanmar. Sarana medis ini disebut penting bagi warga Rohingya

Kepada Ulama Jawa Tengah, Jokowi Janji Bangun Rumah Sakit Terbesar untuk Rohingya di Rakhine State
KOMPAS.com/IHSANUDDIN
Presiden Joko Widodo menerima ulama Jawa Tengah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/9/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo berjanji, pemerintah Indonesia membantu pembangunan rumah sakit terbesar di Rakhine State, Myanmar. Sarana medis ini dimaksudkan untuk membantu Muslim Rohingya yang mengalami kekerasan di wilayah itu.

Janji ini disampaikan Jokowi saat mengundang puluhan ulama Jawa Tengah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

"Kita, insyaallah akan mendirikan rumah sakit di Rakhine State, RS terbesar di sana. Karena itu sebetulnya yang dibutuhkan, bukan kecaman-kecaman atau pernyataan-pernyataan yang keras tapi tidak menyelesaikan masalah," kata Jokowi.

(Baca: Warga Bandung Kumpulkan Dana Rp 4,3 Miliar untuk Rohingya, Donaturnya Mulai Anak SD sampai Pegawai)

Jokowi mengatakan, pemerintah sebetulnya sudah sejak awal meminta penjelasan yang konkret dari Pemerintah Myanmar mengenai kekerasan terhadap warga Rohingya.

Pada Januari-Februari 2017, Indonesia juga sudah mengirimkan bantuan kontainer berupa obat-obatan hingga makanan.

"Tidak hanya satu atau dua kontainer, kalau tidak salah ingat, kurang lebih sepuluh-an kontainer yang kita kirimkan," kata Jokowi.

Selain itu, lanjut Jokowi, baru-baru ini, ia juga sudah mengutus Mentei Luar Negeri Retno Marsudi untuk mendesak pemerintah Myanmar agar kekerasan terhadap Rohingya bisa dihentikan.

"Karena ini memang terkait sejarah politik yang ada di sana, dengan urusan ekonomi yang ada di sana, sebetulnya masalah yang sangat kompleks," kata dia.

(Baca: Ratusan Siswa SD Muhammadiyah Kota Barat Solo Galang Dana Untuk Rohingya)

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help