TribunJateng/

Larung Sesaji di Waduk? Ini Cara Nelayan Malahayu Brebes Ucap Syukur Atas Hasil Tangkapan Ikan

Ungkap rasa syukur, nelayan Waduk Malahayu menggelar sedekah waduk. Kegiatan ini juga sarana meminta keselamatan kepada Yang Maha Kuasa.

Larung Sesaji di Waduk? Ini Cara Nelayan Malahayu Brebes Ucap Syukur Atas Hasil Tangkapan Ikan
tribun jateng/mamdukh adi priyanto
Nelayan melarung sesaji di tengah waduk dalam Sedekah Waduk Malahayu di Brebes, Selasa (12/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Sedekah laut kerap digelar nelayan yang mencari ikan di laut sebagai bentuk syukur hasil tangkap melimpah. Biasanya, kegiatan ini dijumpai di beberapa daerah pesisir.

Namun, kegiatan serupa juga digelar warga di Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Brebes. Mereka mengadakan sedekah waduk di Waduk Malahayu desa setempat, Selasa (12/9/2017).

Selain ungkapan rasa syukur, pesta waduk itu menjadi sarana doa meminta kepada Yang Maha Kuasa untuk keselamatan selama nelayan mencari ikan.

"Sedekah atau hajatan Waduk Malahayu merupakan tradisi turun-temurun yang digelar setiap tahun di desa setempat," kata budayawan dan sejarawan Brebes, Wijanarto, Selasa.

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kata dia, juga sebagai ajang silaturahim para nelayan dan keluarganya.

Warga mengarak hasil bumi sebelum dilarung dalam acara Sedekah Waduk Malahayu di Brebes, Selasa (12/9/2017).
Warga mengarak hasil bumi sebelum dilarung dalam acara Sedekah Waduk Malahayu di Brebes, Selasa (12/9/2017). (tribun jateng/mamdukh adi priyanto)

Dalam kegiatan itu, nelayan mengarak sesaji menuju waduk. Sesaji yang ditaruh di replika perahu kecil kemudian dibawa ke tengah waduk, diiringi sejumlah perahu nelayan. Di tengah waduk, sesaji dibiarkan hanyut dan tenggelam.

"Inilah ungkapan rasa syukur mereka agar ke depannya, juga diberikan rezeki berupa ikan yang melimpah," jelasnya.

Tari-tarian memeriahkan acara Sedekah Waduk Malahayu di Brebes, Selasa (12/9/2017).
Tari-tarian memeriahkan acara Sedekah Waduk Malahayu di Brebes, Selasa (12/9/2017). (tribun jateng/mamdukh adi priyanto)

Menurut Wijanarto, sedekah waduk jarang ditemui di daerah lain. Kegiatan budaya itu juga merupakan kearifan lokal yang perlu dilestarikan.

"Pemerintah memang harus memberi dukungan bagi penyelenggaraan hajatan ini," harapnya.

Sementara, Wakil Bupati Brebes, Narjo, yang hadir pada acara itu menuturkan, sedekah waduk bisa dijadikan ajang promosi wisata di Brebes itu.

"Kami mengapresiasi nelayan yang telah menggelar acara ini, setiap tahun. Ini juga menjadi ajang promosi wisata," ujarnya. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help