TribunJateng/

Agen Siap Putuskan Hubungan dengan Pangkalan yang Jual Elpiji 3 Kg di Atas HET

Penjualan bright gas bulan ini di agen PT Satria Dewangga meningkat 300 persen dari bulan lalu.

Agen Siap Putuskan Hubungan dengan Pangkalan yang Jual Elpiji 3 Kg di Atas HET
ANTARA
Ilustrasi bright gas 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Agen elpiji 3 kg, PT Satria Dewangga, bakal memberi sanksi kepada pangkalan yang menjual elpiji di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.500 per tabung.

Manajer Operasional PT Satria, Asyik Tabah, mengatakan perusahaannya tak ragu memberi sanksi kepada 46 pangkalannya di Kota Semarang yang menjual di atas HET.

"Sanksi mulai teguran langsung, surat peringatan hingga PHU (pemutusan hubungan usaha)," kata Asyik, Rabu (13/9/2017).

Masih ada sekitar 7 persen distribusi elpiji 3 kilogram yang tidak tepat sasaran di awa Tengah, berdasar data Dinas ESDM.

Asyik belum bisa memastikan penyaluran yang dianggap belum tepat sasaran itu.

"Kami sebagai agen kalau ditugaskan mencari data ketepatan sasaran tak bisa memastikan," jelas dia.

Namun, dia melihat warga mulai sadar menggunakan elpiji nonsubsidi yaitu bright gas ukuran 5,5 kg.

Sebagai bukti, penjualan bright gas bulan ini meningkat 300 persen dari bulan lalu.

Beberapa konsumen menuturkan daripada kesulitan mencari tabung gas melon lebih baik menggunakan 5,5 kg.

"Satu hari di pangkalan kami, terjual 45 tabung bright gas dari biasanya 8-10 tabung," tutur dia. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help