TribunJateng/

Penyalahgunaan Obat

Antisipasi Peredaran Pil PCC, Polda Jateng Segera Gelar Sosialisasi dan Penyelidikan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng mengantisipasi peredaran pil Paracetamol Caffeine dan Carisoprodol (PCC).

Antisipasi Peredaran Pil PCC, Polda Jateng Segera Gelar Sosialisasi dan Penyelidikan
KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI
Salah satu pasien yang dirawat di RSJ Kendari setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diduga narkoba. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng mengantisipasi peredaran pil Paracetamol Caffeine dan Carisoprodol (PCC).

"Sudah saya instruksikan ke jajaran dan polres wilayah Polda Jateng untuk mengantisipasi. Nanti akan ada sosialisai bahaya PCC maupun penyelidikan ke masing-masing warga," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar, Kamis (14/9/2017).

Krisno enggan berkomentar lebih terkait wujud PCC. Alasannya, belum melihat secara langsung bentuk obat tersebut..

"Yang saya lihat itu yang sudah viral. Tetapi, saya belum berani memastikan foto obat tersebut PCC atau bukan karena belum ada keterangan resmi dari BNN (Badan Narkotika Nasional)," terangnya.

Foto yang dimaksud Krisno tampak tiga butir pil warna putih. Bagian tengah pil tercetak tulisan PCC.

(Baca: Berubah Menjadi Seperti Orang Gila Seusai Minum Pil Ini, Apa Sebenarnya PCC?)

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova, mengatakan, segera berkoordinasi dengan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kasus itu terjadi di Kendari. Tidak menutup kemungkinan terjadi juga di Jateng. Kami koordinasikan dulu," kata Djarod.

Melengkapi, Kepala BPOM Semarang, Endang Pudjiwati menyebut, PCC termasuk obat keras. Namun, dia belum mengetahui komposisi PCC.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help