TribunJateng/

Begini Saran Ganjar Pranowo agar Tingkat Keterwakilan Perempuan di Legislatif Tinggi

Saat ini, tingkat partisipasi perempuan di kursi legislatif di 35 DPRD kabupaten/kota dan DPRD Jateng masih di bawah 30 persen.

Begini Saran Ganjar Pranowo agar Tingkat Keterwakilan Perempuan di Legislatif Tinggi
TRIBUN JATENG/M NUR HUDA
Ganjar Pranowo mengisi pelatihan Peningkatan Kapasitas Politik bagi Perempuan Bakal Caleg di The Royal Surakarta Heritage, Solo, Rabu (13/9/2017). 

Ia menyarankan untuk menjadi "makelar" pemerintah mengurangi keberangkatan Tenaga Kerja Wanita (TKW) sebab Jateng merupakan "penyuplai" TKW terbesar.

"Bisa jadi 'makelar' agar mereka nggak pergi jadi TKW. Bisa menggandeng dinas tenaga kerja atau lain. Cukup jadi jembatan saja untuk mengomunikasikan ini," kata mantan anggota DPR ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Jateng, Sri Kusuma Astuti, menyebutkan tingkat partisipasi perempuan di DPRD Jateng hasil Pileg 2014 baru mencapai 24 persen dari jumlah 100 kursi.

Di 35 kabupaten/kota di Jateng, jika dirata-rata baru mencapai 17,4 persen.

Rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen berdampak pada rendahnya aspirasi yang tersampaikan.

"Keterwakilan harus bisa ditingkatkan. Keberadaan perempuan di parlemen dapat meningkatkan kesejahteraan perempuan. Mereka yang duduk di legislatif bisa mengawal aspirasi dan memperjuangkanya,'' katanya.

Acara ini diikuti 50-an bakal caleg perempuan dari berbagai partai.

Kusuma mengungkapkan perempuan dituntut tak hanya cakap mengurus rumah tangga melainkan juga melek politik.

Alasannya, jumlah penduduk Indonesia sebagian besar perempuan dan mereka memiliki aspirasi tersendiri, baik persoalan kesejahteraan maupun pelayanan.

Aspirasi itu akan lebih terkawal jika jumlah legislator perempuan semakin banyak.

Halaman
123
Penulis: m nur huda
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help