TribunJateng/

Disebut Sebagai 'Mainan' Siti Masitha, Nilai Proyek ICU RSUD Kardinah Rp 15,9 Miliar

Pengerjaan gedung yang berada di sebelah belakang RSUD ini sudah mencapai 30 persen.

Disebut Sebagai 'Mainan' Siti Masitha, Nilai Proyek ICU RSUD Kardinah Rp 15,9 Miliar
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Tukang mengerjakan proyek pembangunan gedung ICU-PICU RSUD Kardinah Tegal, Kamis (31/8/2017), yang disebut-sebut menjadi objek suap bagi Wali Kota Siti Masitha. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara marathon memeriksa sejumlah pejabat Pemkot Tegal di Gedung Bhayangkari, Jalan Yos Sudarso, Kota Tegal.

Pemeriksaan ini sudah memasuki hari kedua pada Rabu (13/9/2017).

Komisi tersebut akan memeriksa sejumlah pihak yang terkait dengan kasus Wali Kota (nonaktif) Tegal Siti Masitha Soeparno hingga Jumat (15/9/2017).

Pada hari pertama pemeriksaan, KPK memanggil pejabat RSUD Kardinah dan sejumlah pejabat Pemkot Tegal.

Kepala Seksi Pemberdayaan UKM Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Tegal, Agus Jaya, merupakan pejabat yang dipanggil pada hari pertama.

Ia mengungkapkan hanya ditanya seputar pungutan jasa kesehatan.

Agus sebelumnya menjabat kepala Sub Bagian Pendapatan Belanja dan Pembiayaan RSUD Kardinah.

Ia baru dipindah pada Agustus lalu.

Agus mengungkapkan pernah diminta menyiapkan uang sejumlah Rp 300 juta oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Cahyo Supardi, yang kini sudah ditahan KPK bersama Siti Masitha dan pengusaha Amir Mirza.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help