TribunJateng/

KPK Tangkap Wali Kota Tegal

Pungutan Jasa Kesehatan RSUD Kardinah Diduga Masuk ke Kantong Siti Masitha

Wali Kota (nonaktif) Tegal Siti Masitha Soeparno ditangkap KPK beberapa waktu lalu lantaran sejumlah kasus selama kepemimpinannya.

Pungutan Jasa Kesehatan RSUD Kardinah Diduga Masuk ke Kantong Siti Masitha
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno keluar dari gedung KPK memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Rabu (30/8/2017). Siti Masitha Soeparno ditahan KPK usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan suap pembangunan infrastruktur rumah sakit umum daerah (RSUD). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Wali Kota (nonaktif) Tegal Siti Masitha Soeparno ditangkap KPK beberapa waktu lalu lantaran sejumlah kasus selama kepemimpinannya.

Sejumlah pejabat Pemkot Tegal dan RSUD Kardinah pun diperiksa mulai Selasa (12/9).

Pada pemeriksaan hari pertama itu, terkuak pungutan jasa kesehatan dari RSUD Kardinah Kota Tegal untuk Masitha.

Selain itu, Masitha juga tersandung kasus proyek pembangunan ruang ICU Kardinah.

Sekretaris Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) RI Kota Tegal, Komar Rhainudin, mengungkapkan ada ketidakberesan soal proyek lelang gedung ICU RSUD Kardinah.

"Saya menyebutnya sebagai konspirasi lelang. Pemenang lelang yakni pengusaha bernama Sadat yang rumahnya sudah digeledah KPK," kata pria yang dikenal dengan Udin Amuk itu.

Ia mengatakan Sadat orang dekat Amir Mirza. Amir adalah orang kepercayaan Siti Masitha. Seperti diberitakan, Amir Mirza juga telah ditangkap KPK.

Ia menerangkan, berdasarkan temuan pihaknya, proses lelang memang melalui LPSE atau pelelangan secara elektronik.

"Namun, Amir Mirza menekan atau mengintervensi kelompok kerja lelang agar Sadat yang menang. Amir Mirza menekan kelompok kerja melalui kepala dinasnya," kata Udin.

Semua pejabat, kata dia, sudah tahu bahwa Amir Mirza merupakan orang kepercayaan Siti Masitha. Jadi apa yang dimintanya, pejabat itu pasti akan menurutinya.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help