TribunJateng/

Sekolah Vokasi Undip Gelar Konferensi Internasional Pertama Kali

Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Semarang mengadakan konferensi internasional untuk pertama kalinya yang diadakan di Aston Semarang

Sekolah Vokasi Undip Gelar Konferensi Internasional Pertama Kali
Tribun jateng/Alexander Devanda Wisnu
Andrea Nicola Weiss (kiri) dan Sigit Pranowo (kanan) sedang berdiskusi dengan para peserta membahas mengenai penelitia internasional di Aston Semarang Hotel dan Convention Center. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alexander Devanda Wisnu P

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Semarang mengadakan konferensi internasional untuk pertama kalinya yang diadakan di Aston Semarang Hotel dan Convention Center yang dimulai pada Rabu (13/09).

Dalam konferensi tersebut terdapat enam pembicara terbagi menjadi empat pembicara luar negeri dan dua pembicara dalam negeri.

Dua dari Indonesia yakni Hari Purwanto yang berasal dari Staff Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi dan Sigit Pranowo merupakan Direktur Program Vokasi Universitas Indonesia,

Empat pembicara dari luar negeri yaitu Takehiko Otsuka dari Akashi National College of Technology Jepang, Jagroop Pandhal dari University of Sheffiled Amerika Serikat.

Kemudian Andrea Nicola Weiss merupakan Praktisi berasal dari Swizerland dan Reinhard Flohr praktisi bisnis managemen yang berasal dari Jerman.

Konferensi tersebut bernama 'Internasional Conference of Vocational Studies On Applid Research 2017' (Icovar).

Rektor Undip, Yos Johan Utama mengatakan kegiatan Icovar 2017 sebagai wadah para peneliti, akademisi, maupun praktisi untuk berdiskusi dan memaparkan hasil kajiannya.

"Kegiatan Icovar kali ini merupakan kegiatan pertama bagi Sekolah Vokasi Undip. Karena bagi kami penelitian itu memiliki pengaruh besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia," ujar Rektor Undip.

Dekan Sekolah Vokasi Undip, Budiono mengungkapkan terdapat tantangan yang signifikan dari hasil-hasil penelitian.

"Hasil dari para peneliti, akademisi maupun praktisi banyak yang tidak terealisasikan hanya sebuah ide dan kemudian hilang. Kami tidak mau seperti itu. Kegiatan ini sebagai wadah untuk merealisasikannya," ungkap Budiono.

Icobar diadakan mulai 13-15 September 2017 yang diikuti oleh 160 peserta yang telah mengirimkan artikel mengenai penelitian dari masing-masing peserta.

Selain itu, Staff Ahli Bidang Infrastruktur Kemenristekdikti, Hari Purwanto menuturkan Icovar 2017 menjadi ajang Sekolah Vokasi Undip untuk berlari di tingkat global.

"Ajang ini sebagai ajang pembuktian bagi Sekolah Vokasi Undip yang baru setahun didirikan agar terus terpacu agar dapat dikenal di dunia internasional," kata Hari saat diwawancara. (*)

Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help