TribunJateng/

Belum Genap Setahun, Polres Kudus Tangani 13 Kasus Narkoba dan Obat Terlarang

Belum genap setahun, Polres Kudus telah menangani 13 kasus narkoba dan obat terlarang di wilayah hukumnya.

Belum Genap Setahun, Polres Kudus Tangani 13 Kasus Narkoba dan Obat Terlarang
istimewa
ilustrasi ekstasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Belum genap setahun, Polres Kudus telah menangani 13 kasus narkoba dan obat terlarang di wilayah hukumnya.

Hal itu diungkapkan Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi, Minggu (17/9/2017). Menurut Sukadi, dari seluruh kasus yang ada, 10 di anataranya merupakan kasus peredaran obat-obatan terlarang yang masuk dalam kategori jenis obat G. Obat tersebut merupakan obat yang penggunaannya harus disertai resep dokter.

“10 kasus itu terkait obat-obatan sementara yang tiga kasus terkait ekstasi,” kata AKP Sukadi.

Dia mengatakan, peredaran obat-obatan tersebut tanpa izin telah melanggar Pasal 196 dan 197 Undang-undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 tentenag Kesehatan.

(Baca: Polres Kudus Gerebek Gudang Gula Rafinasi, Ini Hasilnya)

Dia mengatakan, ancaman maksimal atas pelanggaran tersebut adalah hukuman penjara 15 tahun penjara.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa, Sukadi berjanji meningkatkan sosialisasi akan bayaha narkoba dan peredaran obat-obatan terlarang. Pihaknya juga akan mendorong pemerintah desa ikut andil menangkal peredaran barang haram tersebut.

“Tahun depan, kami sudah menyusun rencana. Jadi, ada empat pilar di desa, yaitu Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Bidan Desa, untuk koordinasi dalam menangkal peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang,” kata dia.

Meski terdapat peredaran dan penyalahgunaan obata-obatan yang harus disertai resep dokter, tambah AKP Sukadi, pihaknya sampai saat ini, masih belum menemukan keberadaam obat jenis PCC yang santer dibicarakan masyarakat.

“Kalau jenis PCC, di Kudus, sejauh ini belum ditemukan. Kami akan terus awasi,” katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help