TribunJateng/

Lempar Sinyal Maju di Pilgub Jatim, Mensos Khofifah Belum Berniat Mendeklarasikan Diri

Bacagub Jatim Khofifah Indar Parawansa menjawab santai terkait tantangan PDIP soal pendeklarasian sebagai bakal calon di Pilgub Jatim 2018.

Lempar Sinyal Maju di Pilgub Jatim, Mensos Khofifah Belum Berniat Mendeklarasikan Diri
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa seusai menghadiri workshop KPPG di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jatim Khofifah Indar Parawansa menjawab santai terkait tantangan Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) soal pendeklarasian sebagai bakal calon di Pilgub Jatim 2018.

Menurutnya, ia tak akan terburu-buru mendeklarasikan diri, mengingat waktu pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jatim masih lama.

"Kami juga mengikuti penjadwalan di KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) Jatim. Insyaallah kami sudah menghitung," ujar Khofifah di sela kegiatannya di Lamongan, Minggu (17/9/2017).

"Nah, saya menyampaikan ke teman-teman. Sabar dulu. Kalau sudah, memang pada posisi mengambil keputusan saya maju, kalian semua saya kabari," jelasnya.

(Baca: Diam-diam, Khofifah Nyalon di Pilgub Jatim Lewat Partai Golkar)

Lantas, kapan waktu pendeklarasian tersebut?

Perempuan yang masih menjabat Menteri Sosial ini pun menjawab diplomatis. "Lha wong pendaftaran iki (Pilgub) isih Januari. Sampean kok gupuh deklarasi. (Lha pendaftaran masih Januari. Kalian kok keburu deklarasi)," jelasnya.

Tak berhenti di situ, Khofifah pun menjawab tantangan PDIP soal pendeklarasian.

"Lho kan masing-masing punya planing. Ya kalau yang punya planning mau deklrasi monggo," ujar Khofifah santai.

Menurutnya, masing-masing kandidat punya tim yang telah memiliki pertimbangan dalam pendeklarasian.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help