TribunJateng/

Suzuki Gelar Program Vaganza, DP Rp 0 bagi PNS Guru dan Pegawai BUMN

Melalui program Suzuki Vaganza, diler memberi kemudahan pembelian untuk tipe Wagon dan Ertiga, yaitu tanpa uang muka alias DP Rp 0.

Suzuki Gelar Program Vaganza, DP Rp 0 bagi PNS Guru dan Pegawai BUMN
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Pengunjung Java Mal Semarang melihat-lihat produk Suzuki yang dipamerkan, Sabtu (16/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Sejahtera Sunindo Trada, diler resmi mobil Suzuki, menggelar program Suzuki Vaganza pada September ini.

Program tersebut bertujuan meningkatkan penjualan produk sehingga target penjualan terpenuhi.

Marketing Head PT Sejahtera Sunindo Trada, Mutakin, mengatakan program ini menyasar guru dan dosen yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) serta pegawai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan BUMD.

"Dosen, guru atau pegawai BUMN/BUMD bisa membawa pulang produk Suzuki tanpa uang muka atau DP," kata Mutakin kepada Tribunjateng.com, Minggu (17/9/2017).

Melalui program Suzuki Vaganza, diler memberi kemudahan pembelian untuk tipe Wagon dan Ertiga, yaitu tanpa uang muka atau down payment (DP) Rp 0.

Suzuki juga memberi kemudahan untuk pengusaha di Semarang dengan memberi kredit tanpa DP untuk pembelian kendaraan komersial, Mega Carry Extra.

"Kami berharap program ini memudahkan pelanggan mempunyai produk Suzuki sehingga meningkatkan pencapaian target penjualan," harapnya.

General Manager Isbowo menuturkan, pada semester I lalu, target penjualan mobil Suzuki tercapai 92 persen atau 1.819 unit berbagai tipe.

Penjualan masih didominasi kendaraan komersial.

Adapun mobil penumpang didominasi Ertiga yang berkontribusi 18 persen, Wagon R 5,8 persen, dan Igniz 4 persen penjualan.

"Produk Ertiga masih memimpin penjualan mobil penumpang di Suzuki. Dari penjualan itu, market share kami tercapai 10,2 persen dari target 2017 ini 13 persen," tutur Isbowo. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help