TribunJateng/

WNI yang Tersandera Akibat Badai Irma di Kepulauan Karibia Pulang 19 September

Kedutaan Besar RI di Caracas, Venezuela, berhasil mengevakuasi tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak badai Irma di Kepulauan Karibia.

WNI yang Tersandera Akibat Badai Irma di Kepulauan Karibia Pulang 19 September
AFP/SAUL LOEBA
Sebagian warga Miami mengungsi di tempat-tempat yang diperkirakan aman dari terjangan badai Irma, Jumat (8/9/2017). (ILUSTRASI) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Caracas, Venezuela, berhasil mengevakuasi tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak badai Irma di British Virgin Island, Kepulauan Karibia. Saat ini, tujuh WNI itu aman dalam perlindungan KBRI Caracas.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, ketujuh WNI segera dipulangkan ke Tanah Air.

"Direncanakan, mereka akan diterbangkan ke Jakarta pada 19 September dengan penerbangan Turkish Airlines melalui Istanbul," ujar Iqbal melalui keterangan tertulis, Minggu (17/9/2017).

Iqbal mengatakan, setibanya di Jakarta, ketujuh WNI akan diserahkan kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Selanjutnya, para WNI itu akan dipulangkan ke Bali, daerah asal mereka.

Ketujuh WNI tersebut terdiri dari lima perempuan, satu laki-laki, dan satu balita. Mereka bekerja di tempat spa di Tottila Islands, British Virgin Islands. Evakuasi dilakukan menggunakan pesawat dari Caracas, Venezuela.

(Baca: Tujuh Terapis Asal Indonesia Tersandera di Kepulauan Virgin Inggris Akibat Badai Irma)

Duta Besar RI Caracas, Mochammad Luthfie Witto'eng mengatakan, ketujuh WNI tersebut membutuhkan waktu satu jam untuk menjangkau bandara setempat karena jalanan sudah tertutup reruntuhan. Situasi di sana mengingatkan Luthfie pada kondisi Aceh pasca-tsunami.

"Infrastruktur di sekitar bandara hancur total. Akan butuh waktu lama untuk pemulihan," kata Luthfie.

Hingga 14 September 2017, situasi di British Virgin Islands pasca badai Irma tidak mengalami kemajuan signifikan. Pemberi bantuan sulit menjangkau ke daerah yang terdampak badai.

Bahkan, ketujuh WNI sempat mengalami kesulitan makan, hanya satu kali dalam satu hari. Sementara itu, suplai air dan listrik hingga saat ini masih terhenti.

Keesokan hari, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memerintahkan KBRI Caracas untuk mengevakuasi WNI di sana. Caracas dipilih sebagai titik evakuasi karena relatif dekat dan tak terdampak badai Irma. (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Minggu (17/9/2017), dengan judul: Tujuh WNI Korban Badai Irma Dipulangkan ke Indonesia pada 19 September

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help