TribunJateng/

WOW, Foto dan Video Porno yang Berhasil Diamankan dari Pelaku Jual Beli Online Capai 750 Ribu

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, telah mengamankan 750 ribu foto dan video berkonten pornografi anak

WOW, Foto dan Video Porno yang Berhasil Diamankan dari Pelaku Jual Beli Online Capai 750 Ribu
KOMPAS.COM/Anggita Muslimah
Tiga pelaku kasus jual beli online foto dan video pornografi anak di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (17/9/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, telah mengamankan 750 ribu foto dan video berkonten pornografi anak dengan sesama jenis atau dikenal dengan video gay kids (VGK) yang diperjualbelikan ketiga pelaku yang sudah ditangkap.

"Jadi, beberapa gambar dan video dari ketiga pelaku sudah kita amankan, ada sekitar 750 ribu foto dan video gay kids," ujar Adi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (17/9/2017).

Ia menjelaskan, dari 750 ribu foto dan video berkonten pornografi anak tersebut sudah dianalisa di laboratorium. Hasilnya, 40 persen dari foto dan video yang ada berisikan anak-anak berparas melayu.

"Kita akan identifikasi siapa korban-korban tersebut, kita akan cari tahu kira-kira siapa saja (yang ada dalam foto atau video) yang dikenal oleh pelaku," kata Adi.

(Baca: Polisi Bongkar Jual Beli Online Video Pornografi Anak Laki-laki Via Media Sosial, Ini Modus Pelaku)

Adapun ketiga pelaku kasus pornografi terhadap anak yang dilakukan melalui media online, berinisial Y (19), H (30), dan I (30) ditangkap di lokasi berbeda, yaitu di Purworejo, Garut, dan Bogor.

Ia menjelaskan, menurut pengakuan dari ketiga pelaku, mereka ikut bergabung dalam sebuah grup aplikasi seperti Telegram dan Whatsapp untuk mendapatkan foto dan video gay kids tersebut.

Setelah mendapatkan foto dan video pornografi anak-anak tersebut, pelaku mengambil dan menyimpan, kemudian akan mengirimkan kepada para pembeli jika ada yang berminat yang diperjualbelikan melalui akun Twitter milik pelaku.

(Baca: Gara-gara Pelecehan dari Pedofil, Nafa Urbach Lakukan Hal ini ke Anaknya Sampai Menangis)

Selain itu, Adi menduga ketiga pelaku tersebut telah berafiliasi dengan 49 negara untuk mencari, menjual, dan menyebarluaskan konten foto dan video pornografi anak.

Adi mengatakan, para pelaku menjual seharga Rp 100 ribu untuk 30 hingga 50 foto dan video. Nantinya para pembeli melakukan transaksi transfer atau membelikan pulsa untuk para pelaku.

Adapun motif dari ketiga pelaku tersebut, kata Adi, karena fantasi seksual, kepuasan seksual dan masalah ekonomi. Para pelaku akan dijerat hukuman dikenakan dengan Undang-undang ITE, pornografi, dan perlindungan anak. (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Minggu (17/9/2017), dengan judul: Polisi Sita 750 ribu Foto dan Video Porno Anak yang Diperjualbelikan

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help