TribunJateng/

Target Pemerintah dalam Transaksi Tol, Kendaraan Tetap Melaju Tanpa Buka Jendela

Secara bertahap, Jasa Marga akan menyiapkan jalur khusus bagi pengguna JM Access OBU yang dilengkapi dengan barrier atau pembatas.

Target Pemerintah dalam Transaksi Tol, Kendaraan Tetap Melaju Tanpa Buka Jendela
KOMPAS.COM/DANI PRABOWO
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Membayar tol tanpa berhenti dan membuka jendela menjadi sasaran yang ditargetkan pemerintah untuk diterapkan mulai tahun 2018.

Beragam penyesuaian pun dilakukan, mulai dari menerapkan kebijakan nontunai di gerbang tol hingga penggunaan sistem pembayaran berbasis on board unit (OBU).

Operator jalan tol, PT Jasa Marga, kini tengah menguji coba JM Access OBU yang baru dapat digunakan di GT Kapuk, Jakarta.

"Terobosan ini merupakan langkah awal. Jalur yang digunakan masih dicampur dengan pembayaran berbasis kartu atau hybrid," kata Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan saat uji coba.

Secara bertahap, Sofyan mengatakan, Jasa Marga akan menyiapkan jalur khusus bagi pengguna JM Access OBU yang dilengkapi dengan barrier atau pembatas.

Ketika Multi Lane Free Flow (MLFF) diterapkan, barrier tersebut akan dilepas.

"Barrier tersebut akan dilepas menuju MLFF atau pembayaran tol tanpa henti," kata dia.

Bagi pengguna JM Access OBU, transaksi pembayaran tol yang mereka lakukan dapat dimonitor dengan menggunanakan aplikasi JM Wallet, yang dapat diunduh melalui telepon pintar.

Untuk sementara, JM Wallet baru tersedia pada telepon pintar berbasis android.

Saldo OBU yang digunakan untuk transaksi pembayaran akan tersimpan secara online pada aplikasi JM Wallet.

Pemiliknya dapat mengisi ulang dengan mudah melalui berbagai saluran pembayaran, seperti ATM, e-banking atau toko ritel. (kompas.com/daniprobowo)

Berita ini telah tayang di situs Kompas.com dengan judul: 2018, Masyarakat Tak Perlu Lagi Buka Jendela untuk Bayar Tol

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help