TribunJateng/

Mengaku Bisa Gandakan Duit dan Tarik Uang Gaib, Sawal dkk Bawa Kabur Rp 220 Juta

Sawal yang menjadi teman curhat menyatakan bisa membantu permasalahan tersebut melalui penarikan uang secara gaib.

Mengaku Bisa Gandakan Duit dan Tarik Uang Gaib, Sawal dkk Bawa Kabur Rp 220 Juta
TRIBUN JOGJA/AZKA RAMADHAN
Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purmomo, didampingi Kasubag Humas AKP Esti Wardiani menunjukkan barang bukti dan tersangka penipuan di Mapolres, Selasa (19/9/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Berdalih sebagai paranormal yang memiliki keahlian menggandakan uang, dua pria paruh baya membawa kabur uang Rp 220 juta milik korban yang tertipu mentah-mentah.

Keduanya adalah Sawal (50), warga Cianjur, Jawa Barat, dan Iwan Hendarto (50), warga Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Korbannya bernama Tatang Bastian (60), warga Poris Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo, mengatakan penipuan ini bermula saat Tatang mengeluhkan kondisinya yang tengah terlilit utang Rp 3 miliar.

Baca: HEROIK, Perempuan Paruh Baya Lawan Dua Jambret, Massa Datang Begini yang Terjadi

Sawal yang menjadi teman curhat menyatakan bisa membantu permasalahan tersebut melalui penarikan uang gaib.

"Korban percaya akan mendapat uang berlipat ganda. Dia bersedia menyerahkan sejumlah uang sebagai infak 2,5 persen dari yang digandakan untuk diberikan kepada fakir miskin," terang AKBP Hari dalam gelar perkara di Mapolres Magelang Kota, Selasa (19/9/2017).

Pada 11 Juli lalu, korban dan tersangka sepakat memilih satu kamar di Hotel Ardiva, Jalan Daha, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, sebagai tempat ritual penggandaan uang.

Ritual pun dimulai sekitar pukul 07.30 WIB.

Sawal menyuruh korban membaca doa dan wiridan di ruang tamu sekitar 30 menit.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help