Liga 2 Indonesia

Sulitnya Cari Tambahan Pemain, Liluk: Kalau Salah Pilih Malah Rugikan Tim

Namun, ia mengatakan tak akan memaksakan kehendak bila kriteria yang dicari tak kunjung dapat

Sulitnya Cari Tambahan Pemain, Liluk: Kalau Salah Pilih Malah Rugikan Tim
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Striker PSIS Erik Dwi Ermawansyah merayakan golnya ke gawang Persiba Bantul dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (14/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Liga 2 kini memasuki partai-partai krusial. Usai meloloskan diri dari babak reguler yang berjumlah 60 klub, 16 tim tersisa memasuki fase selanjutnya.

Setiap tim harus menyelesaikan enam laga dengan waktu yang cukup padat. Waktu jeda setiap pertandingan hanya empat hari.

Meski dilegakan dengan kesempatan memburu pemain di awal babak 16 besar, justru membuat manajemen tim harus selektif merekrut pemain. Hal lain yang merepotkan adalah pendekatan kepada pemain incaran dan klubnya.

Beberapa waktu lalu, General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan andai salah pilih, justru akan merugikan tim. Sehingga perlu kehati-hatian dalam menggaet rekrutan baru.

Posisi-posisi krusial yang perlu diperbaiki adalah stopper, gelandang, dan striker.

Tiga posisi kunci dalam permainan sepak bola yang menjadi posisi krusial dalam kompetisi Liga 2 ini.

Hal itu dibenarkan pelatih PSIS, Subangkit.

Saat ini ia dan manajemen tim masih terus berupaya memburu pemain berposisi striker, setelah sebelumnya sudah memiliki pemain tambahan di dua posisi krusial lainnya plus satu pemain sayap.

Namun, ia mengatakan tak akan memaksakan kehendak bila kriteria yang dicari tak kunjung dapat. Yakni memiliki kemampuan rata-rata di atas pemain PSIS saat ini.

Halaman
12
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help