Pilkada 2018

Delapan Bakal Calon Berebut Rekomendasi PKB untuk Maju di Pilkada Kudus 2018

Delapan bakal calon bupati dan wakil bupati Kudus berebut mendapatkan rekomendasi untuk maju dalam laga Pilkada Kudus 2018.

Delapan Bakal Calon Berebut Rekomendasi PKB untuk Maju di Pilkada Kudus 2018
tribunjateng/Rifqi Gozali
BAKAL CALON - Enam bakal calon yang mendaftar melalui PKB saat paparan visi misi di Hotel Griptha, Kudus, Minggu (24/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Delapan bakal calon bupati dan wakil bupati Kudus berebut mendapatkan rekomendasi untuk maju dalam laga Pilkada Kudus 2018.

Delapan nama yang merebutkan rekom di antaranya, Ilwani yang merupakan Ketua DPC PKB Kudus, Sri Hartini, Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Fraksi Gerindra, Djoni Rahardjo yang merupakan pensiunan guru SMPN 2 Kudus.

Selanjutnya yaitu M Tamzil, Bupati Kudus periode 2003-2008, Kharirotus Sa'adah Wakil Ketua DPC Gerindra, Maesyaroh Ketua DPC Idaman Kudus, dan Umar Ali yang berlatar belakang sebagai pengusaha, dan Masan yang menjabat Ketua DPRD Kudus.

Kecuali Umar Ali dan Maesyaroh, keenam nama tersebut memaparkan visi misi untuk menyongsong Kudus satu di Hotel Griptha, Minggu (24/9/2017)

Masinga-masing bakal calon mendapat kesempatan untuk memaparkan janji polotiknya selama 10 menit.

Ada yang menarik di sini. Dalam pemaparan tersebut, Saekhan Muchit yang semula mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati melalui PKB saat kesempatan tersebut dia bertindak sebagai moderator.

"Hanya tujuh yang mengembalikan berkas pendaftaran. Pak Saekhan tidak. Karena mempertimbangkan posisinya sebagai PNS yang notabene sebagai dosen STAIN Kudus," kata Noor Hadi, Ketua Desk Pilkada PKB Kudus.

Noor Hadi menambahkan, keenam nama yang hadir dalam pemaparan visi misi itu akan dilayangkan ke DPP PKB berkasnya untuk menindaklanjuti turunnya rekomendasi. Sementara, bagi dua nama yang tidak hadir, pihaknya juga akan mengirimkan berkas pendaftarannya ke DPP PKB.

“Ya Cuma ada catatan tersendiri bagi yang tidak datang,” kata dia.

Dia mengatakan, sebagai partai besar di Kudus, tentu PKB menjadi lirikan bakal calon untuk menjalin kekuatan. Hal itu, kata dia, Kudus sebagai Kota Santri memiliki basis nahdliyyin yang sangat kuat.

“Tentu menjadi lirikan bakal calon yang mau maju. Kita punya basis massa sampai akar rumput,” katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved