Liga 2 Indonesia

Tim Pelatih Persibat Batang: Anak-anak Grogi oleh Nama Besar PSIS

Hasil seri jelas menjadi kerugian bagi Persibat Batang yang tampil di depan pendukungnya.

Tim Pelatih Persibat Batang: Anak-anak Grogi oleh Nama Besar PSIS
TRIBUN JATENG/RADLIS M
Kapten tim Persibat Arif Budiono terjatuh dalam laga lanjutan babak 16 besar Liga 2 melawan PSIS di Stadion Moh Sarengat, Batang, Senin (25/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis M

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bermain di kandang sendiri, Persibat Batang harus rela berbagi poin dengan PSIS Semarang.

Laga lanjutan babak 16 besar Liga 2 ini berakhir 1-1 di Stadion Moh Sarengat, Batang, Senin (25/9/2017).

Persibat malah tertinggal lebih dulu oleh tim tamu pada menit 29 dari gol Melkior Majefat.

Beruntung, Banteng Alas Roban mampu menyamakannya dua menit kemudian oleh Samuel Sefle.

Hasil seri jelas menjadi kerugian bagi Persibat yang tampil di depan pendukungnya.

"Anak-anak terlihat grogi dan tidak percaya diri. Kemampuan bermain mereka tidak keluar," kata asisten pelatih Persibat, Abdul Muin, dalam konferensi pers seusai laga.

Sepengamatannya, ada kesan Arif Budiono dkk grogi terhadap nama besar PSIS sebagai sesama tim Jateng.

Meski memetik poin, Muin mengaku hasil ini tidak sesuai target.

"Hasil yang tidak terlalu bagus. Harus kami perbaiki di pertandingan selanjutnya. Kepercayaan diri pemain harus ditingkatkan lagi," jelasnya.

Di kubu PSIS , pelatih Subangkit menyatakan hasil imbang di Batang tak terlalu buruk.

"Kami bermain away, jadi hasil ini tidak terlalu buruk," kata Subangkit.

Subangkit menilai semua pemain PSIS telah bekerja keras meski tidak mampu memenangkan pertandingan.

"Ke depan akan lebih fokus. Intinya, sampai saat ini kami masih diunggulkan," jelas dia. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved