TribunJateng/
Home »

Solo

Jokowi akan Mantu

Jelang Pernikahan Kahiyang, Begini Wali Kota Rudy Mempersiapkan Kota Solo

Menurut Wali Kota Rudy, sejumlah orang penting di Indonesia akan hadir pada pernikahan Kahiyang dan Bobby

Jelang Pernikahan Kahiyang, Begini Wali Kota Rudy Mempersiapkan Kota Solo
dok pribadi
Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pernikahan Kahiyang Ayu, Putri Presiden Joko Widodo dengan Bobby Nasution tinggal sebulan lagi.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menuturkan, ingin kondisi Solo tetap kondusif pada saat hari pernikahan dilangsungkan di Graha Saba Buana, Solo.

Dirinya pun memprediksi, euforia saat resepsi pernikahan Kahiyang dan Bobby, tak jauh beda dengan pernikahan Gibran Rakabuming Raka, putra pertama Jokowi dan Selvi Ananda, 2015 silam.

"Sampai saat ini kami belum melakukan rapat. Namun, kami sudah punya gambaran, terkait tempat parkir tamu yang akan datang di pernikahan, dan lain-lain. Gambaran itu dari pernikahan Gibran dulu. Saya yakin skemanya tak akan jauh berbeda," jelasnya, Sabtu (7/10/2017).

Menurut Wali Kota Rudy, sejumlah orang penting di Indonesia akan hadir pada pernikahan Kahiyang dan Bobby.

Maka, Wali Kota Rudy menginginkan pesta pernikahan kali ini bisa lebih kondusif lantaran sudah memiliki gambaran soal pernikahan sebelumnya.

Ia menilai, pada pesta pernikahan Gibran 2015 silam, banyak warga Solo yang antusias untuk menonton.

"Tamu saat itu juga banyak. Nanti kami upayakan biar kondisi kurang kondusif yang dulu dirasakan, mampu diantisipasi di pesta kali ini. Teknisnya dan semacamnya, menunggu setelah ada pembahasan internal Pemkot, semisal ketersediaan lahan parkir, jalur alternatif, dan lainnya," jelas Rudy.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, masih menunggu instruksi keluarga presiden berkaitan dengan jenis transportasi pengantar tamu dari sejumlah titik parkir.

"Dulu pada saat pernikahan Gibran, para tamu menaiki becak dari titik parkir hingga Graha Saba. Mungkin bisa sama kali ini, atau bisa berubah. Bisa pakai andong, sepeda, atau bisa juga BST (Batik Solo Trans). Kalau BST akan kami siagakan 1 hari sebelum acara," urai Wali Kota.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Sri Baskoro mengatakan, pihaknya masih mempelajari hasil evaluasi pengaturan lalu lintas saat pernikahan Gubran.

Catatan tersebut, ujarnya, akan ia jadikan acuan untuk melakukan sejumlah pengaturan lalu lintas saat penyelenggaraan hajatan 8 November mendatang.

"Mengingat lokasi yang digunakan untuk resepsi sama. Namun, soal detail seperti apanya, kami masih dalam tahap pembahasan," ungkapnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help