TribunJateng/

Evan Dimas dan Febri Masuk Bursa Dua Tim Besar Malaysia, Bagaimana dengan Egy

Febri Hariyadi dan Evan Dimas, masuk daftar beli dua tim besar Malaysia. Kebetulan, selain menjadi pelatih Persikasi Kabupaten Bekasi

Evan Dimas dan Febri Masuk Bursa Dua Tim Besar Malaysia, Bagaimana dengan Egy
FERNANDO RANDY/BOLA
Evan Dimas merayakan keberhasilan mencetak gol ke gawang Filipina, Selasa (9/6/2015). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Legenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Elie Aiboy, memastikan bahwa dua pemain Timnas U-22, Febri Hariyadi dan Evan Dimas, masuk daftar beli dua tim besar Malaysia. Kebetulan, selain menjadi pelatih Persikasi Kabupaten Bekasi, Elie juga berprofesi sebagai agen pemain.

Selama ini, Elie memang memiliki kedekatan dengan sepak bola Malaysia. Saat masih aktif bermain, pria berusia 38 tahun itu menjadi bintang Selangor FA bersama Bambang Pamungkas. "Kala saya sodorkan daftar pemain Indonesia, mereka memilih Febri dan Evan," bebernya, akhir pekan kemarin.

Menurut Elie, tim besar Malaysia yang meminati Febri adalah Selangor FA, sedangkan yang menginginkan Evan adalah Melaka United. Sekarang, status Febri masih menjalani kontrak empat tahun dengan Persib Bandung. Lain hal, kontrak Evan bersama Bhayangkara FC bakal berakhir pada akhir musim.

Sekadar informasi, Federasi Sepak Bola Malaysia memang tengah merampungkan kebijakan baru untuk Malaysia Super League 2018. Mereka berencana memberikan slot bagi pemain asal Asia Tenggara. "Setiap pesepak bola yang berstatus pemain timnas pasti memiliki nilai tawar lebih tinggi," imbuh Elie.

Selain Febri dan Evan, kabarnya kiper Borneo FC, Muhammad Ridho, juga masuk daftar nama yang disodorkan oleh Elie. Kendati demikian, ia tak menerangkan lebih lanjut soal adanya ketertarikan dari tim-tim besar Malaysia terhadap eks penjaga gawang Persip Pekalongan serta Persekabpur Purworejo tersebut.

Patut berbangga

Sementara itu, pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, menanggapi pemberitaan media top Inggris, The Guardian, tentang Egy Maulana Vikri.

Ia mengaku bangga mendengar Egy disejajarkan dengan para pemain top dunia. Egy ditahbiskan The Guardian sebagai satu dari 60 remaja terbaik di dunia dalam kelompok Next Generation 2017.

Next Generation 2017 berisi daftar para pesepak bola yang kini berusia 17 tahun atau lahir pada 2000. Posisi Egy disetarakan dengan pemain remaja lain yang menjadi milik tim-tim top Eropa.

"Jelas saya sangat bersyukur. Masyarakat Indonesia patut berbangga karena talenta kita cukup banyak," ucap Indra Sjafri, Jumat (6/10) petang.

Egy mulai banjir pujian setelah bermain bagus untuk Timnas U-19 pada partai uji coba melawan Espanyol B, pertengahan Juli 2017 lalu.

"Egy dianggap luar biasa oleh pelatih Espanyol, David Gallego. Ia menyebut bahwa karier Egy bisa melaju sangat jauh jika mampu meningkatkan sedikit lagi kemampuan dalam segi defensif," begitu pernyataan The Guardian. (tribunjateng/cetak/bolasport/kompas.com)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help