TribunJateng/

KEREN, Ayo ke Kampung Batik di Bubakan Ada Spot Bertema Wayang Lho

KEREN, Ayo ke Kampung Batik di Bubakan Ada Spot Bertema Wayang Lho. Lokasi di Kelurahan Rejomulyo, Bubakan, Semarang Timur.

KEREN, Ayo ke Kampung Batik di Bubakan Ada Spot Bertema Wayang Lho
tribunjateng/desta leila kartika
Pengunjung menikmati suasana Kampung Batik Semarang di Kelurahan Rejomulyo, Bubakan, Semarang Timur, Minggu 8 Oktober 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai satu diantara kampung tematik yang ada di Kota Semarang, Kampung Batik memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Letaknya berada di Kelurahan Rejomulyo, Bubakan, Semarang Timur.

Selain bisa menikmati setiap sudut untuk berfoto, pengunjung juga bisa belajar untuk membatik. Hal ini membuat Asya Rani, tertarik untuk berkunjung ke Kampung Batik.

Menurut Asya, pengunjung yang datang bersama temannya ini, ada satu spot favorit di kawasan kampung batik semarang, yaitu Kampoeng Djadhoel. Dengan mengusung tema tokoh pewayangan, berhasil memikat perhatian mereka.

Pengunjung menikmati suasana Kampung Batik Semarang di Kelurahan Rejomulyo, Bubakan, Semarang Timur, Minggu 8 Oktober 2017
Pengunjung menikmati suasana Kampung Batik Semarang di Kelurahan Rejomulyo, Bubakan, Semarang Timur, Minggu 8 Oktober 2017 (tribunjateng/desta leila kartika)

"Tadi sudah sempat keliling di kawasan Kampung Batik ini. Lalu dikasih tahu warga sekitar kalau ada satu spot yang sering dikunjungi. Akhirnya saya dan teman ke sini, dan memang bagus sih. Lukisannya bertema pewayangan, sangat menarik," ungkap Asya kepada Tribunjateng, Minggu, (08/10/2017).

Mengaku mengetahui lokasi ini sudah lama melalui Instagram. Tapi karena kesibukannya sebagai mahasiswa, Asya baru sempat mengunjungi kampung batik ini.

"Sebenarnya sudah lumayan lama tahu tentang kampung batik ini. Tapi karena kesibukan kuliah baru sempat sekarang. Itu pun harus sedikit memaksa teman, karena dia males harus berpanas-panasan. Tapi pada akhirnya dia mau dan tidak menyesal setelah datang ke sini," tuturnya.

Selain kagum dengan lukisan yang ada di area kampung batik, Asya mengungkapkan kagum kepada warga sekitar yang menjaga kebersihan area ini. Terlihat warga saling gotong royong seperti ada yang menyiram tanaman, menyiram kawasan kampung karena cuaca yang panas, ada yang menunjukan arah mana yang menarik untuk dikunjungi dan masih banyak lagi.

"Warga sini juga orangnya ramah dan sangat menjaga kebersihan. Karena sepanjang saya keliling lokasi hampir tidak ada sampah berserakan. Hal seperti ini memang perlu, untuk membuat pengunjung nyaman dan segan untuk berkunjung kembali," katanya.

Asya berpesan khususnya bagi para pengunjung untuk menjaga kebersihan dan sopan santun. Karena warga kawasan kampung batik sudah menjaga dan mengatur sedemikian rupa, jadi jangan sampai dikotori apalagi dirusak. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help