TribunJateng/

Pengungsi Banjir di Kalijeruk Cilacap Belum Terima Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan

Maesaroh merasa tak enak juga terkait pemenuhan kebutuhan logistik. Sejak pertama mengungsi, dia belum pernah mendapat bantuan makanan.

Pengungsi Banjir di Kalijeruk Cilacap Belum Terima Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan
tribun jateng/khoirul muzaki
Sejumlah anak memanfaatkan perahu milik Pemkab Cilacap untuk menyusuri perkampungan mereka di Dusun Tegal Anyar, Desa Kalijeruk, yang masih terendam banjir, Minggu (8/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzaki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Perumahan di RT 3 RW 3 Dusun Tegal Anyar, Desa Kalijeruk, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, lebih ramai dari biasanya. Banyak warga berkumpul di depan teras sambil berbagi cerita.

Hampir setiap rumah di kampung itu dihuni lebih dari satu Kepala Keluarga (KK). Warga asli RT itu serasa ketambahan anggota keluarga baru.

Mereka adalah sanak keluarga atau kenalan yang rumahnya terendam banjir di RT 3 RW 3, setengah kilometer dari kampung itu.

(Baca: Hujan Semalaman, Desa Kalijeruk Cilacap Terendam Banjir Hingga 2 Meter. 380 Warga Terpaksa Mengungsi)

Sejak rumah di enam RT di dusun itu tergenang banjir, Sabtu (7/10/2017), ratusan jiwa mengungsi di rumah sanak saudara di kampung lain. Tak ada posko atau tempat pengungsian umum yang disediakan pemerintah.

"Tidak ada tempat pengungsian umum. Semua berpencar mengungsi ke rumah-rumah penduduk," kata Maesaroh, seorang pengungsi yang rumahnya kebanjiran, Minggu(8/10/2017).

Kendati lebih nyaman mengungsi di rumah orang, Maesaroh merasa tak enak juga terkait pemenuhan kebutuhan logistik. Sejak pertama mengungsi, dia belum pernah mendapat bantuan makanan.

Jika harus bergantung pada pemilik rumah, Maesaroh semakin merasa tak enak hati. Meski, ia menyadari, lokasi pengungsian yang menyebar menyulitkan petugas mengirim bantuan.

"Kalau tempat pengungsiannya jadi satu mungkin lebih mudah membagi. Tapi, seharusnya petugas tahu dan punya data di rumah mana saja pengungsi tinggal. Harusnya mereka (petugas) pro-aktif," katanya.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help