TribunJateng/

Pukul Rekan Menggunakan Sepatu, Seorang Dokter di Semarang Segera Disidang

JPU Kejari Kota Semarang melimpahkan berkas perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang dokter bernama Lianawati ke PN Semarang.

Pukul Rekan Menggunakan Sepatu, Seorang Dokter di Semarang Segera Disidang
tribunnews.com
Ilustrasi pengadilan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kota Semarang melimpahkan berkas perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang dokter bernama Lianawati ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Kasus dengan berkas perkara nomor: B-263/0.2.10/Epp.2/10/2017 telah tercatat dalam register persidangan bernomor 738/Pid.B/2017/PN Smg. Atas pelimpahan tersebut, dipastikan Lianawati segera disidangkan.

"Berkasnya sudah kami limpahkan ke PN Semarang untuk disidangkan. Kami masih menunggu penetapan jadwal sidangnya," kata Kasi Pidum Kejari Kota Semarang, Bambang Rudi Hartoko, Selasa (10/10/2017).

(Baca: Pengakuan Dokter yang Lepaskan Tembakan dan Minta Petugas Parkir Sembah Kakinya)

Atas perkara tersebut, Bambang menyebutkan, tersangka Lianawati telah ditahan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita, Bulu, Semarang.

JPU yang menangani perkara ini, Yossy Budi Santoso mengemukakan, korban yaitu Ishak Sugeng Santoso, warga Jalan Wanara Barat, Nomor 714, Semarang.

Dalam berkas dakwaan yang disusun, diungkapkan, penganiayaan terjadi pada Kamis 14 Agustus 2014 sekira pukul 17.00 WIB.

Saat itu, Lianawati bersama-sama saksi, Sutikno Alias Bambang Sweke dan saksi Ishak Sugeng Santoso, pergi menuju ke toko saksi Ishak Sugeng Santoso yang terletak di di Jalan MT Haryono No 424 Semarang.

Tak berapa lama, Lianawati dan Ishak masuk ke dalam toko untuk membuka faktur jual beli. Setelah itu, Lianawati menyuruh Ishak mencocokan data barang yang sudah dibeli dan dibayar. Tapi, tiba-tiba Lianawati emosi karena Ishak Sugeng baru membayar sebagian barang-barang miliknya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help