TribunJateng/

Puluhan Ribu Hektar Perkebunan Anggur Terbakar, 10 Orang Tewas dan 1.500 Bangunan Hangus

Kawasan perkebunan penghasil minuman anggur di California, hangus dilahap api. Kobaran api yang cepat menyebar telah menewaskan 10 orang.

Puluhan Ribu Hektar Perkebunan Anggur Terbakar, 10 Orang Tewas dan 1.500 Bangunan Hangus
AFP/GETTY
Puluhan ribu hektar sentra perkebunan anggur di California, Amerika Serikat, hangus terbakar, Minggu (8/10/2017) malam waktu setempat. Kebakaran ini juga menghanguskan 1.500 bangunan dan menyebabkan 10 orang tewas dan ribuan lain mengungsi. 

TRIBUNJATENG.COM - Kawasan perkebunan penghasil minuman anggur di California, Amerika Serikat, hangus dilahap api. Kobaran api yang cepat menyebar telah menewaskan 10 orang.

Sementara, sedikitnya 20 ribu warga di kawasan Napa, Sonoma, dan Yuba mengungsi untuk menyelamatkan diri. Kebakaran yang disebut terburuk di wilayah tersebut ini juga menghanguskan 1.500 bangunan.

Seorang pemilik kebun anggur, Marian Williams, dari Kenwood, Sonoma County, mengatakan, dia dan tetangganya menyelamatkan diri dalam konvoi kendaraan.

"Ini neraka yang belum pernah kita lihat sebelumnya," katanya kepada wartawan NBC sebagaimana dikutip dari BBC Indonesia, Selasa (10/10/2017).

(Baca: Kebakaran di Sekolah Islam di Kuala Lumpur, 23 Siswa dan 2 Penjaga Sekolah Tewas Terbakar)

Ken Moholt-Siebert menduga, propertinya mungkin hancur lebur setelah dia dan keluarga melarikan diri dari kebakaran yang terjadi pada Minggu (8/10/2017) malam, waktu setempat.

"Kobaran api mengepung kami," tutur Ken kepada LA Times.

"Saya merasa dihujani asap dan bara. Semua berlangsung sangat cepat," katanya.

Tujuh orang meninggal di kawasan Sonoma, dua orang meninggal di Napa, dan satu orang meninggal di kawasan Mendocino ketika ribuan hektar lahan kebun anggur hangus terbakar.

Gubernur Kalifornia sudah mengumumkan keadaan darurat.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help