TribunJateng/

14 Pusaka Dijamas di Museum Keris Solo

14 Pusaka Keris milik masyarakat, dijamas di Besalen, atau tempat menempa keris yang terletak di halaman belakang Museum Keris

14 Pusaka Dijamas di Museum Keris Solo
Tribun Jateng/akbar hari murti
Suasana jamasan pusaka keris dan tosan aji di Museum Keris, Solo, Rabu (11/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - 14 Pusaka Keris milik masyarakat, dijamas di Besalen, atau tempat menempa keris yang terletak di halaman belakang Museum Keris, Solo, Rabu (11/10/2017).

Keris-keris itu dibersihkan dalam rangka bulan Suro.

Pembersihan pusaka-pusaka tersebut tidak dilakukan secara asal-asalan. Warsito, kurator Museum Keris, menuturkan, kegiatan pembersihan tersebut perlu dilakukan satu persatu.

"Jadi pusaka dikeluarkan dari sarungnya, dibersihkan dengan kain halus agar minyak yang melumuri pusaka kering dengan sempurna," jelasnya.

Ia mengatakan, bagi keris yang berkarat, treatment pertama yang harus dilakukan adalah dengan mencelupkan diair kelapa.

"Tak ada batasan berapa lama untuk menghilangkan karat. Bisa satu jam, bisa juga seharian, bergantung kadar karat yang melekat di sana," ucapnya.

Ia menjelaskan, usai direndam di air kelapa, keris dan tosan aji digosok dengan sabut kelapa yang sebelumnya telah diberi air perasan jeruk nipis bercampur sabun, untuk memaksimalkan penghilangan karat. Teknis tersebut dilakukan berulang-ulang, jelasnya, hingga warna asli keris dan tosan aji bisa terlihat.

"Digosok terua sampai warnanya jadi putih logam. Harus seperti itu baru bisa dibilang bersih," paparnya.

Suasana jamasan pusaka keris dan tosan aji di Museum Keris, Solo, Rabu (11/10/2017).
Suasana jamasan pusaka keris dan tosan aji di Museum Keris, Solo, Rabu (11/10/2017). (Tribun Jateng/akbar hari murti)

Usai digosok-gosok, ia melanjutkan, giliran kain putih halus yang bertugas membersihkan campuran air sabun dan perasan jeruk nipis.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help