TribunJateng/

Dorong Warga Buang Sampah di Tempatnya, Pemkab Semarang Godok Perda Lingkungan Hidup

"Jadi, nantinya tidak hanya sekadar sosialisasi tetapi kami sedang mengusulkan Perda tentang lingkungan hidup," kata Mundjirin.

Dorong Warga Buang Sampah di Tempatnya, Pemkab Semarang Godok Perda Lingkungan Hidup
KOMPAS.com /Andi Hartik
Ilustrasi membuang sampah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Bupati Semarang, Mundjirin, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang akan mengusulkan peraturan daerah (Perda) tentang lingkungan hidup kepada DPRD.

Perda tentang lingkungan hidup ini, diungkapkannya, juga mengatur supaya masyarakat Kabupaten Semarang menjaga daerah di sekitarnya serta tidak membuang sampah secara sembarangan.

"Jadi, nantinya tidak hanya sekadar sosialisasi (supaya masyarakat tidak membuang sampah secara sembarangan) tetapi kami sedang mengusulkan Perda tentang lingkungan hidup," kata Mundjirin, Rabu (11/10/2017).

(Baca: Pemkab Semarang Rencanakan Pindah Ibu Kota, Tapi Kapan?)

Selain membuat Perda, Mundjirin juga meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Semarang membuat peraturan desa (Perdes) lingkungan hidup.

Menurutnya, Perda maupun Perdes tentang lingkungan hidup sangat penting mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.

"Saat ini kan sudah masuk musim penghujan sehingga jika masyarakat membuang sampah secara sembarangan, apalagi di sungai, bisa menimbulkan pendangkalan yang berakibat air sungai meluap," sambungnya.

Terkait sanksi, bupati berusia 64 tahun ini enggan berkomentar secara detail.

"Yang penting, masyarakat diajak berdiskusi dahulu. Jika sudah sadar mengenai pentingnya lingkungan bagi kehidupannya sehari-hari maka tidak perlu ada sanksi," tandasnya.

(Baca: DPU Kabupaten Semarang Ingin Rusunawa Khusus Lajang Boleh Ditempati Laki-Laki)

Sementara, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Joko Sriyono mengaku, pihaknya belum menerima usulan terkait Raperda Lingkungan Hidup tersebut. Meski begitu, dirinya menyambut baik wacana Pemkab Semarang.

"Saat ini, Badan Pembentukan Perda masih membahas tentang lingkungan udara dan limbah dan menurut saya juga penting adanya Perda tentang lingkungan hidup," ujarnya. (*)

Penulis: suharno
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help