TribunJateng/

penembakan di Blora

Tidak Ada Firasat Apapun yang Dialami Adik Bripka Bambang

Laki-laki berusia 37 tahun itu merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara. Sementara Bripka Bambang Tejo merupakan anak kelima

Tidak Ada Firasat Apapun yang Dialami Adik Bripka Bambang
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Sejumlah aparat kepolisian sedang berbaris saat pemakaman Bripka Bambang Tejo Wahono di TPU Jetis, Rabu (11/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Sapto Wahyu Pamungkas mengaku kaget saat mendapati kabar bahwa kakaknya, Bripka Bambang Tejo Wahono meninggal dalam peristiwa yang memewaskan tiga anggota Brimob.

Laki-laki berusia 37 tahun itu merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara. Sementara Bripka Bambang Tejo merupakan anak kelima.

"Saya dapat kabar dari adik saya yang nomor delapan. Lantas saya langsung pulang dari Surabaya," katanya.

Pria yang sehari-hari tinggal di Surabaya itu mengaku tidak ada firasat tertentu atas meninggalnya sang kakak.

"Kami sudah lama tidak kumpul. Karena masing-masing sudah berkeluarga dan punya kebutuhan sendiri-sendiri," katanya.

Dia mengatakan, keluarga tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya mengikhlaskan kepergiannya.

"Kami hanya bisa ikhlas. Disesali pun tidak akan kembali," katanya.

Diketahui, Bripka Bambang Tejo Wahono meninggalkan satu istri dan dua anak laki-laki. Anak pertama masih berusia 5 tahun. Sementara anak keduanya masih berusia 2,5 tahun.

(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help