TribunJateng/

Liga 2 Indonesia

Gol Dianulir di Laga Melawan PSIS, Begini Keluhan Tim Pelatih Persibat

Abdul Mungin menyebut kinerja wasit itu mempengaruhi mental pemain hingga akhir pertandingan.

Gol Dianulir di Laga Melawan PSIS, Begini Keluhan Tim Pelatih Persibat
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Pemain Persibat Arif Budiono (kanan) berusaha mengadang laju pemain PSIS dalam lanjutan babak 16 besar Liga 2 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu (11/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Dianulirnya gol Rizki Wijayanto pada menit ke-42 membuat tim pelatih Persibat Batang mengeluhkan kinerja wasit.

Persibat kalah 0-3 dari PSIS Semarang dalam laga terakhir babak 16 besar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu (11/10/2017).

Andai gol Rizki disahkan, pada babak pertama kedua tim berbagi skor 1-1.

Inilah yang membuat asisten pelatih Persibat Abdul Mungin merasa kecewa.

"Seharusnya pada akhir babak pertama tadi, kami menyamakan kedudukan. Bisa dilihat sendiri bagaimana keputusan wasit. Kami tidak mau berkomentar banyak," ujar Mungin.

Dia menyebut kinerja wasit itu mempengaruhi mental pemain hingga akhir pertandingan.

"Mental pemain kami jadi turun seusai gol menit akhir babak pertama dianulir. Pemain kami dianggap offside," keluhnya.

Menurutnya, pertandingan terakhir ini merupakan laga penting karena menentukan langkah Arif Budiono dkk.

Namun, secara sportif Mungin mengakui kekalahan dari PSIS.

"Jika tadi kami menang, peluang lolos ke 8 besar terbuka," jelasnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help