TribunJateng/

Ibunda Korban Penembakan Oknum Polisi Histeris Lihat Tersangka Lalu Teriak Begini

Ibunda Korban Penembakan Oknum Polisi Histeris Lihat Tersangka Lalu Teriak Begini dan pingsan. Rekonstruksi itu dijaga ketat

Ibunda Korban Penembakan Oknum Polisi Histeris Lihat Tersangka Lalu Teriak Begini
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ibunda Korban Penembakan Oknum Polisi Histeris Lihat Tersangka Lalu Teriak dan pingsan. Rekonstruksi di Mapolres Tegal ditonton banyak warga di luar pagar Maporles Tegal, Kamis 12 Oktober 2017 

Dia menjerit sambil menangis dengan mengacungkan jari ke arah tersangka.

Tersangka dibawa ke dalam mapolres agar suasana tenang kembali.

Reaksi serupa juga ditunjukan istri korban. Keduanya sempat lemas. Sedangkan sang ibu sempat pingsan.

Keduanya lalu dipapah Polwan ke pos SPKT untuk ditenangkan.

Saat proses rekonstruksi, keributan kembali terjadi saat rekan korban yang berada di luar pagar berteriak dan memaki tersangka.

"Pateni bae kuweh. Polisi kok nembak masyarakat. Polisi kuwe kudune ngayomi masyarakat," teriak seorang pria yang berada di kerumunan massa.

Polisi dari Satuan Sabhara pun segera memperingatkan massa untuk tenang.

Tidak sampai di situ, setelah rekonstruksi selesai dan tersangka hendak dimasukan ke rumah tahanan mapolres, seorang keluarga korban melempar sandal yang dipakainya ke arah tersangka.

Seorang polisi pun segera mendekati untuk menenangkannya.

Rekonsruksi yang berlangsung dua jam-an memperagakan sekitar 24 adegan.

Namun, kuasa hukum korban, Himawan, menyatakan tidak puas dengan proses rekonstruksi tersebut.

Menurutnya, ada puzzle yang hilang dan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help