TribunJateng/

Presiden Jokowi: Perubahan Digital Harus Dirangkul Untuk Tingkatkan Perdagangan

Presiden Joko Widodo meminta masyarakat mengantisipasi adanya pergeseran tren perdagangan dari offline menjadi online.

Presiden Jokowi: Perubahan Digital Harus Dirangkul Untuk Tingkatkan Perdagangan
KOMPAS IMAGES
Presiden Jokowi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat mengantisipasi adanya pergeseran tren perdagangan dari offline menjadi online. Bukan hanya masyarakat, pemerintah juga harus dapat segera beradaptasi dengan perubahan tren tersebut.

"Antisipasi dan segera lakukan adaptasi pergeseran perdagangan offline ke online yang sedang terjadi. Perubahan digital tidak bisa dilawan, justru harus dirangkul untuk tingkatkan perdagangan kita," kata Jokowi, saat membuka Trade Expo Indonesia 2017, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (11/10).

Jokowi mencontohkan, nantinya dapat dibuat semacam "virtual showroom". Konsep itu, lanjut dia, dapat mengurangi biaya karena calon konsumen tidak perlu lagi datang ke showroom atau pameran untuk melihat produknya.

"Virtual showroom nanti bisa diakses pembeli luar negeri. Jadi interaksi bisa langsung dilakukan tanpa harus menunggu expo atau pameran tiap tahun," terang Jokowi.

Di sisi lain, saat membuka acara itu, Jokowi memamerkan nilai ekspor Indonesia ke negara lain yang semakin meningkat.

Berdasarkan data yang dimilikinya, nilai ekspor Indonesia periode Januari-Agustus 2017 mencapai Rp 108,79 miliar dolar AS. Dibanding periode sama tahun sebelumnya, angka itu meningkat 17,5 persen.

Pertumbuhan juga terjadi pada ekspor nonmigas. Menurut mantan Wali Kota Solo itu, periode Januari-Agustus 2017, nilai ekspor nonmigas mencapai Rp 98,76 miliar dolar AS atau naik 17,73 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2016.

"Naiknya lumayan tinggi jika dibanding periode lalu," kata Jokowi.

Keberhasilan ini, lanjut dia, merupakan kerja sama antara eksportir, pihak swasta atau dunia usaha dengan pemerintah. "Tentu saja karena juga pembangunan infrastruktur konektivitas yang telah kami percepat dalam waktu 3 tahun terakhir," sambung Jokowi.

Pameran Terbesar

Pameran dagang terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia 2017 diselenggarakan pada 11-15 Oktober 2017. TEI 2017 menampilkan lebih dari 300 produk dan jasa Indonesia yang dibagi dalam 7 zona produk potensial dan unggulan nasional.

Zona-zona tersebut adalah Furniture and Furnishing, Fashion, Craft and Creative Products, Premium Products, Strategic Industries, Manufacturing Products and Services, Food and Beverages, dan Province Premium Products.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, pada gelaran TEI 2016 tahun lalu membukukan nilai transaksi sebesar 1,02 miliar dolar AS dengan total jumlah pengunjung 15.567 orang dari 125 negara. Adapun negara dengan nilai transaksi terbesar antara lain India, Malaysia, Swiss, Mesir, dan Perancis. (Kompas.com/Kurnia Sari Aziza)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help