TribunJateng/

Ribuan Camat Wilayah Timur Indonesia dan Jateng Menimba Ilmu Pembangunan di Kota Semarang

Ribuan Camat wilayah timur Indonesia dan Jawa Tengah ‘belajar ilmu’ yang diterapkan Pemkot Semarang dalam membangun wilayahnya.

Ribuan Camat Wilayah Timur Indonesia dan Jateng Menimba Ilmu Pembangunan di Kota Semarang
Istimewa
Plt Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyapa peserta seusai pembukaan Rakornas Camat se-Indonesia wilayah Indonesia Timur dan Jawa Tengah di Crown Plaza Semarang, Kamis (12/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan Camat wilayah timur Indonesia dan Jawa Tengah ‘menimba ilmu’ yang diterapkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, bersama camat di Kota Semarang dalam membangun Kota Lumpia, Kamis (12/10/2017). Kegiatan tersebut dipusatkan di Crowne Plaza Semarang.

Dalam kesempatan itu, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, menceritakan percepatan pembangunan di Kota Semarang. Satu contohnya, pembangunan 113 Kampung Tematik.

Hendi menyebut, camat mempunyai peran penting dan menjadi ujung tombak dalam proses pembangunan. “Peran camat dan lurah di masing-masing wilayah sangat strategis. Mereka bisa bertemu langsung dengan masyarakat, melakukan koordinasi, dan tahu persis mana sisi kelemahan dan kekuatan yang ada di wilayah masing-masing," ujarnya.

(Baca: SELAMAT, Kota Semarang Raih Penghargaan Kategori Kota Terbaik di Indonesias Attractiveness Award)

Hendi mengungkapkan, pada 2012, pegawai di Pemkot Semarang menganggap, kecamatan sebagai 'tempat buangan'. Setiap kali rotasi pegawai dilakukan dan ada yang ditempatkan di kecamatan, mereka merasa telah melakukan kesalahan dalam bekerja sehingga 'dihukum' lewat cara ditempatkan di kecamatan.

"Mereka bertanya, 'Pak, salah saya apa? Kenapa dipindah di Kecamatan?'. Padahal, menurut saya, posisi tersebut (camat) justru sangat strategis," kata Hendi.

Hal ini membuat Hendi terus memotivasi para camat dan memahamkan mereka bahwa posisi camat sangat strategis dalam pembangunan Kota Semarang secara menyeluruh.

setelah keyakinan mereka terbangun, Hendi memberi kepercayaan lebih kepada para camat untuk mengelola usulan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di wilayah masing-masing.

Cerita Hendi tentang peran strategis camat tersebut diamini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Halaman
12
Penulis: galih permadi
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help