TribunJateng/

WOW, Kemenkumham Bangun Pemukiman Pemasyarakatan. Ada Peternakan dan Pasar bagi Warga Binaan

Di dalam kompleks tersebut, bentuk kawasannya kurang lebih akan mirip hunian pada umumnya.

WOW, Kemenkumham Bangun Pemukiman Pemasyarakatan. Ada Peternakan dan Pasar bagi Warga Binaan
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Tampak masterplan Permukiman Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM di Desa Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/10/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG - Komplek Permukiman Pemasyarakatan di Desa Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, mengadopsi sistem pemidanaan modern yang bukan hanya mencabut hak kebebasan narapidana melainkan turut menekankan pada aspek pembinaan.

Di dalam kompleks tersebut, bentuk kawasannya kurang lebih akan mirip hunian pada umumnya.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly dalam acara groundbreaking proyek pembangunan Permukiman Pemasyarakatan Ciangir menjelaskan, akan ada hunian vertikal atau rumah susun yang bisa menampung sampai 5.000 warga binaan.

(Baca: Warga Binaan Lapas Kendal Dilatih Budidaya Udang)

Kemudian, juga ada sentra-sentra kegiatan sebagai bagian dari pembinaan terhadap narapidana di sana.

"Fasilitas sentra kegiatan untuk kegiatan keterampilan, pertanian, perkebunan, peternakan, agrowisata, kerajinan tangan, garmen," kata Yasonna saat memberikan kata sambutan pada acara tersebut, Rabu (11/10/2017) siang.

Yasonna menjelaskan, di kompleks tersebut juga disiapkan sarana ibadah untuk agama yang diakui di Indonesia, gedung pertemuan, tempat kunjungan keluarga, saung dan ruang rekreasi olahraga, serta area khusus untuk konservasi lingkungan.

Pihaknya juga akan memasang penghasil sumber energi mandiri untuk kebutuhan listrik di seluruh area komplek Permukiman Pemasyarakatan.

"Setelah kami survei, untuk kipas penghasil tenaga listrik, kemudian untuk solar cell juga bisa hidup di sini. Mudah-mudahan PLN tidak masuk, hanya sebagai back up, tapi selebihnya akan mandiri," tutur dia.

(Baca: Keren, Meski Hidup di Penjara Warga Binaan Lapas Bulu Semarang Mampu Memproduksi Kerajinan)

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help