TribunJateng/

Baru Awal Musim Hujan, Puluhan Hektare Sawah di Sayung Sudah Terendam Banjir

Musim hujan baru akan dimulai, namun bencana banjir sudah mengintai di Sayung, Demak

Baru Awal Musim Hujan, Puluhan Hektare Sawah di Sayung Sudah Terendam Banjir
Tribun Jateng/rival al manaf
PANDANGI LAHAN : Para petani di Desa Sayung memandangi lahan pertanian yang terendam banjir. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Musim hujan baru akan dimulai, namun bencana banjir sudah mengintai di Sayung, Demak.

Sejak Senin 9 Oktober lalu sudah hampir seratus hektare lahan pertanian terendam air banjir.

Hal itu membuat petani di Sayung harus bersiap kembali merugi akibat gagal panen.

Kades Sayung, Munawir, menjelaskan saat ini lahan pertanian yang terimbas banjir paling luas ada di dukuh Lengkong.

"Di sana lebih dari empat puluh hektare lahan sudah terendam, dukuh lain berkisar 10 hingga 20 hektare, padahal baru saja petani menanam, sudah pasti mereka gagal tanam," jelas Munawir saat ditemui Tribun Jateng, Jumat (13/10/2017).

Ia menjelaskan, awal tahun lalu petani desanya sudah pasrah karena air banjir baru surut pada bulan Mei. Setelah itu, kondisi lahan kering juga membuat petani belum bisa menanam.

"Ya baru September ini, karena biasanya sampai awal Desember baru lahan tergenang," tambah Munawir.

Ia mengakui Sungai Dombo yang menjadi sumber air banjir memang sudah dikeruk sedikit-demi sedikit.

Namun, permasalahan lain yakni tipikal wilayah yang cekung membuat daerahnya menjadi tempat penampungan air hujan dan luapan sungai.

"Makanya dahulu selain normalisasi kami juga meminta bantuan pintu air dan rumah pompa, itu hingga sekarang juga belum diberikan. Saat banjir besar kemarin ada anggota DPR RI pak Fathan Subchi katanya mau memberi bantuan rumah pompa, namun hingga sekarang saya hubungi nggak ada balasan," tandasnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help