TribunJateng/

Pangdam Mayjen TNI Tatang Sulaiman Memotivasi Prajurit, Begini Pesannnya

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI, Tatang Sulaiman memberikan motivasi di hadapan 1.200an peserta di Gedung Balai Diponegoro, Makodam

Pangdam Mayjen TNI Tatang Sulaiman Memotivasi Prajurit, Begini Pesannnya
tribunjateng/desta leila kartika
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI, Tatang Sulaiman memberikan motivasi di hadapan 1.200an peserta di Gedung Balai Diponegoro, Makodam, di Kota Semarang, Jumat 13 Oktober 2017. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI, Tatang Sulaiman memberikan motivasi di hadapan 1.200an peserta di Gedung Balai Diponegoro, Makodam, di Kota Semarang, Jumat 13 Oktober 2017.

Ribuan peserta yang terdiri dari Prajurit, ASN (Aparatur Sipil Tentara), dan Persit (Persatuan Isteri Tentara) antusias menyimak pengarahan dan motivasi dari Pandam.

Semboyan "Diponegoro Unggul Bermental Juara" ditegaskan kembali oleh Pandam.

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI, Tatang Sulaiman memberikan motivasi di hadapan 1.200an peserta di Gedung Balai Diponegoro, Makodam, di Kota Semarang, Jumat 13 Oktober 2017.
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI, Tatang Sulaiman memberikan motivasi di hadapan 1.200an peserta di Gedung Balai Diponegoro, Makodam, di Kota Semarang, Jumat 13 Oktober 2017. (tribunjateng/desta leila kartika)

Mayjen TNI, Tatang Sulaiman tegaskan, tiap prajurit harus ditanamkan semangat meraih keberhasilan dalam setiap tugas. Selalu berusaha menghindari kekalahan dan pelanggaran.

Kegiatan ini mendatangkan pembicara yaitu, Ir. Hadjar Seti Adji, Head Of Reasearch and Technology Division, PT. PP (Pembangunan Perumahan) Persero.

Dalam sambutannya Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI, Tatang Sulaiman, mengatakan Kodrat seorang prajurit terlahir sebagai pemenang bukan pecundang.

Seorang prajurit harus mampu bekerja, berfikir, dan bertindak cerdas. Banyak belajar, melihat, memahami, sehingga seorang prajurit memiliki banyak solusi dalam mengatasi berbagai persoalan.

"Prajurit tidak boleh takut salah, apalagi untuk berbuat kebaikan. Karena berbuat baik kepada sesama merupakan kewajiban dan perintah Tuhan. Lakukan tindakan-tindakan positif yang berguna bagi orang lain atau masyarakat. Jaga kepercayaan rakyat terhadap prajurit," ujar Mayjen TNI, Tatang Sulaiman, kepada Tribunjateng.com, Jumat, (13/10).

Prajurit harus mampu menerima dan mendengar perintah dengan cerdas. Menyimak merupakan hal terpenting dalam komunikasi, karena kecerdasan menyimak akan memahami dan menganalisa informasi yang didapatkan.

"Tingkatkan pergaulan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kredibilitas diri dan bijak dalam menggunakan sosial media. Terutama dalam bekerja di kantor dan kehidupan keluarga," imbuhnya.

Selain itu Tatang Sulaiman, juga berpesan kepada prajurit untuk tetap semangat, jangan biarkan spirit, pengabdian prajurit menjadi surut atau padam. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help