TribunJateng/

Polisi Masih Selidiki Motif Penembakan hingga Tewas Sesama Anggota Brimob di Blora

Insiden tersebut menjadi bahan evaluasi sebagai pembelajaran anggota Polda Jawa Tengah dalam menjalankan tugas.

Polisi Masih Selidiki Motif Penembakan hingga Tewas Sesama Anggota Brimob di Blora
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Sejumlah petugas polisi berjaga di lorong menuju kamar jenazah RSUD dr Soetijono Blora, Rabu (11/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyelidikan mengenai motif penembakan anggota Brimob oleh rekannya yang kemudian bunuh diri di Blora masih terus didalami.

Proses autopsi terhadap tiga jenazah personel kepolisian itu sudah selesai dilakukan RSUD dr Soetijono Blora.

"Terus terang saya belum tahu hasil autopsi. Saya belum dapat informasinya," terang Kabid Humas Polda Jateng, AKBP Agus Triatmaja, kepada Tribunjateng.com, Kamis (12/10/2017)

Menurutnya, Kapolda Irjen Condro Kirono telah mengadakan video conference dengan jajaran satuan wilayah dalam menyikapi kasus ini.

Insiden tersebut menjadi bahan evaluasi sebagai pembelajaran anggota Polda Jawa Tengah dalam menjalankan tugas.

"Evaluasi yang dilakukan antara lain pelaksanaan tugas, penggunaan senjata api oleh anggota, dan latar belakang anggota yang bermasalah. Intinya, jangan sampai terulang kembali," imbuh AKBP Agus.

Bagaimana dengan penugasan Brimob dalam pengamanan pengeboran sumur minyak yang dikelola PT Sarana Gas Trumbul 01?

Menurutnya, dalam Surat Perintah (Sprint) tercantum masa penugasan antara tiga hingga enam bulan.

"Dalam sprint itu ada enam nama personel," tuturnya.

Karena pelaku penembakan yang juga anggota Brimob telah meninggal bunuh diri, Polda Jateng telah mengakhiri proses hukumnya.

Namun, penyelidikan terhadap motif penembakan itu tetap berlanjut. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help