TribunJateng/

Rustriningsih: Anggaran Infrastruktur Rp 3,5 Triliun, Dampak Ekonominya Mana?

Rustriningsih tanyakan dampak ekonomi dari alokasi Anggaran Infrastruktur Rp 3,5 Triliun di Jawa Tengah

Rustriningsih: Anggaran Infrastruktur Rp 3,5 Triliun, Dampak Ekonominya Mana?
tribunjateng/raka f pujangga
DISKUSI - ‎Direktur Institute for Development of Economics‎ and Finance (Indef), Enny Sri Hartati‎ (kiri) dan Mantan Wakil Gubernur Jateng, Rustriningsih (kanan), saat diskusi yang digelar Perkumpulan Akuntan Muda (PAM) Jateng, di Jalan Papandayan 26, Semarang, Jumat (13/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Alokasi anggaran infrastruktur‎ yang nilainya mencapai sekitar Rp 3,5 triliun di Jawa Tengah dinilai perlu pengkajian kembali, untuk melihat seberapa besar dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Hal itu disampaikan Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih saat diskusi 'Pertumbuhan Ekonomi Jateng 2017', yang diselenggarakan Perkumpulan Akuntan Muda (PAM) Jateng, di Jalan Papandayan 26, Jumat (13/10/2017).

"‎Angka alokasi untuk infrastruktur itu cukup besar, kalau tidak salah sudah mencapai Rp 3,5 triliun. Tapi dampaknya terhadap sektor ekonomi bagaimana," jelasnya.

Dia mengaku, keluhan masyarakat terhadap kerusakan jalan di Jawa Tengah dinilai perlu diakomodir.

Namun, kata dia, masih ada cara lainnya untuk menghindari kerusakan jalan berlebih dengan mendorong angkutan massal.

‎"Sarana transportasi massal juga perlu diperhatikan karena itu bisa mengurangi beban angkutan jalan," ujar dia.

Rustri berharap, pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah bisa dirasakan semua masyarakat yang melingkupi sejumlah sektor.

"Tidak hanya sektor infrastruktur, masih banyak sektor lain juga yang perlu diperhatikan. Kita belum bicara soal angka kematian ibu dan bayi, serta kemiskinan," ujar dia.

‎‎Sementara itu, Direktur Institute for Development of Economics‎ and Finance (Indef), Enny Sri Hartati‎ menjelaskan, kebijakan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jalan tol trans jawa dinilai memiliki dampak positif terhadap pengurangan biaya logistik.

‎"Memang bagus untuk dunia usaha, ketika biaya logistik berkurang. Sehingga selisih alokasi biaya itu juga mendukung investasi baru," ujar dia.

Kendati demikian, dampak dari pertumbuhan ‎ekonomi dari infrastruktur jalan tol akan dirasakan masyarakat lebih lama.

"Karena ‎sampai sekarang pengerjaan jalan tol masih berproses, dan akan terasa setelah semuanya selesai dibangun," ujarnya. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help