TribunJateng/
Home »

Solo

THR Sriwedari Solo Gulung Tikar, Pedagang Sekitar Kecewa

Mereka mengaku pasrah, serta tidak mampu berbuat apa-apa terkait keputusan gulung tikar tersebut

THR Sriwedari Solo Gulung Tikar, Pedagang Sekitar Kecewa
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
THR Sriwedari tampak lengang saat difoto, Rabu (23/8 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sejumlah pedagang sekitar Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari mengaku kecewa terhadap keputusan berhenti beroperasinya wahana hiburan yang sudah beroperasi 32 tahun itu.

Mereka mengaku pasrah, serta tidak mampu berbuat apa-apa terkait keputusan gulung tikar tersebut.

Seperti diketahui, THR Sriwedari memutuskan untuk tutup mulai 4 Desember 2017 mendatang.

Pasalnya, pihak manajemen tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo apabila pindah ke Jurug sebagai lokasi baru THR Sriwedari.

Pemkot Solo patok harga sewa lahan Rp 1.000 per meter persegi per 24 jam.

Maka, dengan lahan seluas dua hektar di daerah Jurug, THR Sriwedari pun harus merogoh kocek, setidaknya Rp 20 Juta per hari, atau Rp 600 juta per bulan.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dari sewa lahan saat ini di Sriwedari yang hanya dipatok Rp 38 Juta per bulan.

Pedagang angkringan, Sugiyem, mengatakan, ia tak menyangka THR Sriwedari gulung tikar.

"Lha mau gimana lagi. Kalau tutup ya sudah. Saya tidak bisa ikut jualan ke Jurug, lokasi baru THR Sriwedari. Tidak mungkin," kata Giyem ketika ditemui, Jumat (13/10/2017).

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help