TribunJateng/

Cerita Korban Produser Harvey Weinstein: Awalnya Memijat, Kemudian Memperkosa Saya

Makin banyak aktris buka suara, menyusul adanya tuduhan produser kenamaan Hollywood, Harvey Weinstein, melakukan pelecehan atau serangan seksual.

Cerita Korban Produser Harvey Weinstein: Awalnya Memijat, Kemudian Memperkosa Saya
Net
Argento mengatakan tadinya tak ingin membuka kasus karena khawatir akan menghancurkan kariernya.

TRIBUNJATENG.COM - Sejak muncul tuduhan bahwa produser kenamaan Hollywood, Harvey Weinstein, melakukan pelecehan atau serangan seksual, makin banyak aktris dan model yang buka suara.

Aktris dan sutradara asal Italia, Asia Argento, mengisahkan bagaimana ia ditinggal sendirian bersama Weinstein di satu kamar hotel di Prancis selatan setelah sebelumnya diminta hadir di pesta yang diselenggarakan perusahaan film Weinstein, Miramax.

Argento menuturkan dirinya diminta memijat Weinstein, tapi ia kemudian ia memperkosanya.

"Ia sangat menakutkan, badannya begitu besar... ini mimpi buruk," kata Argento dan menambahkan tahu kalau Weinstein 'telah menghancurkan banyak orang'.

Insiden ini terjadi sekitar 20 tahun lalu dan Argento menegaskan baru mengungkapnya sekarang karena khawatir kalau ia buka beberapa tahun lalu ia khawatir akan mempengaruhi kariernya di industri film.

Dari sejumlah aktris yang sudah angkat bicara, rata-rata menuturkan bahwa dugaan serangan seksual berawal dari permintaan untuk menemui Weinstein yang biasanya mengambil tempat di kamar hotel, bukan di kantor perusahaan filmnya.

Aktris Prancis, Lea Seydoux, dalam tulisan di media Inggris The Guardian mengisahkan pertemuannya dengan Weinstein yang berawal dengan undangan untuk menemuinya di kamar hotel.

"Kami duduk di sofa dan tiba-tiba saja ia menubruk saya dan memaksa untuk mencium saya," kata Seydoux.

"Saya harus mempertahankan diri. Ia gemuk, badannya besar, jadi saya harus berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan diri. Ia langsung ke luar kamar dan merasa sangat muak," tutur Seydoux.

'Paksa mencium bibir'

Halaman
1234
Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help