TribunJateng/

Yorrys Pertanyakan Alasan Pencopotannya sebagai Koordinator Bidang Polhukam Partai Golkar

Mantan Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai menganggap aneh revitalisasi yang dilakukan DPP Golkar.

Yorrys Pertanyakan Alasan Pencopotannya sebagai Koordinator Bidang Polhukam Partai Golkar
Kompas.com/Fachri Fachrudin
Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Partai Golkar, Yorrys Raweyai ditemui usai bertemu Jusuf Kalla (JK) di rumah dinas wakil Presiden, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (19/7/2017) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Mantan Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai menganggap aneh revitalisasi yang dilakukan di tubuh partainya.

Sebab, dalam kesepakatan dalam Rapat Pleno sebelumnya, alasan pencopotan kader ialah pindah partai, mendapat putusan hukum yang berkekuatan tetap, dan tidak aktif dalam kepengurusan partai.

Ia memberi contoh kasus Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz terkait kasus korupsi pengadaan laboratorium komputer MTS tahun anggaran 2011 dan kitab suci Al Quran tahun anggaran 2011.

"Contoh, Fahd (El Fouz), sudah berkekuatan hukum tetap. Dan dasar pergantian saya apa, saya enggak tahu. Kan biasa, harusnya ada rapat harian terbatas dipanggil dulu saya karena saya bukan pengurus biasa, tapi Korbid (Koordinator Bidang), lalu pleno," kata Yorrys di Senayan, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

(Baca: Setya Novanto Mencopot Yorrys Raweyai yang Dianggap Bikin Gaduh Internal Golkar)

Ia mengaku, tak masalah dicopot dari jabatannya jika sesuai mekanisme dan ketetapan yang berlaku.

Terlebih, sudah ada pembahasan sejak 2009 bila ke depan, kepengurusan Golkar kembali diisi mantan birokrat dan TNI.

Sebab, kedua elemen tersebut merupakan penyangga utama semasa Golkar berjaya.

"Ini manajemen apa? Ini enggak bisa kita pakai untuk sebuah organisasi parpol yang dideklarasikan sebagai partai modern. Enggak ada sama sekali (sesuai dengan ketentuan)," lanjut dia.

Posisi Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPP Partai Golkar yang sebelumnya dipegang Yorrys kini dipegang Eko Wiratmoko.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help