Pilgub Jatim

Khofifah Akan Mengumpulkan Kyai untuk Meminta Rekomendasi Pendamping di Pilgub Jatim

Mensos Khofifah akan meminta pendapat kepada kyai se-Jawa Timur terkait kandidat calon wakil gubernur yang akan mendampinginya di Pilgub Jatim.

Khofifah Akan Mengumpulkan Kyai untuk Meminta Rekomendasi Pendamping di Pilgub Jatim
SURYA/Rorry Nurmawati
Khofifah usai acara penyerahan bantuan non-tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Pendopo Graha Majatama, Sabtu (1/4/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, KEDIRI - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menanggapi secara bijak terkait ditetapkannya nama Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan (PDIP).

Khofifah mengatakan, dirinya sangat menghargai seluruhnya sebagai bagian dari proses demokrasi. Itu sebabanya, dia tak merasa harus melakukan sesuatu.

"Kita harus memberikan ruang berdemokrasi bagi siapapun. Saya menghormati keputusan siapapun untuk mendukung siapapun," tutur Khofifah disela orasi ilmiah kegiatan wisuda S-1 kampus STIS Faqih Asy'ari Pondok Pesantren Darussalam di Sumbersari Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Minggu (15/10/2017).

(Baca: DPP Partai Golkar Resmi Calonkan Mensos Khofifah di Pilgub Jatim)

Ketua Muslimat Nahdatul Ulama tersebut hingga kini telah mendapat dukungan resmi dari tiga partai besar di antaranya, Partai Golkar, Nasdem, dan Hanura, untuk melaju ke Pilgub Jawa Timur 2018.

Bahkan, sejumlah partai besar lain, semisal Demokrat, diperkirakan bakal merapat untuk ikut mendukungnya.

"Kita berproses saja dengan baik, arif, dan tentunya dengan fairplay," imbuhnya.

Rencananya, kata Khofifah, dia akan meminta pendapat kepada kyai se-Jawa Timur terkait mandat dari partai politik yang memintanya memilih kandidat calon wakil gubernur yang akan mendampingnya di Pilgub Jatim 2018 mendatang.

Menindaklanjuti pertemuannya dengan para Kyai dalam forum di Tebu Ireng kala itu, ia akan kembali meminta masukkan terkait kriteria kandidat cawagub.

"Tentunya, setelah berkoordinasi dengan partai pengusung yang memungkinan persyaratan 20 persen dari KPU untuk dapat melaju di Pilgub. Jadi, saya mohon para kyai memberikan referensi dan meminta pertimbangan cawagub dari perwakilan seluruh kyai eks Se-Jawa Timur di Tebu Ireng," jelas Khofifah.

(Baca: Khofifah Mau Mundur sebagai Mensos untuk Pilgub Jatim Jika 5 Parpol Pendukung Beri Kepastian Resmi)

Kira-kira, kriteria apa yang diinginkan dari bakal cawagub yang akan mendampingnya?

Khofifah hanya tersenyum sembari menjelaskan kalau saat ini, pihaknya fokus menjalani seluruh proses demokrasi dan meminta saran dari para kyai.

Wanita yang berdomisi di Wonocolo, Surabaya, ini menambahkan, pihaknya memang telah merencanakan kedatangannya ke sejumlah wilayah.

"Kan sebelumnya dikonfirmasi dulu kalau Pare sama Tebu Ireng dekat jadi bisa datang. Intinya, tidak ada suatu yang khusus kok," ucapnya. (surya.co.id/mohammad romadoni)

Editor: rika irawati
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help