Truk Gandeng Terguling, Butuh 4 Jam Evakuasi Sopir yang Terjepit. Kondisnya. . .

"Tidak tahu awalnya, tiba-tiba truk nyasar ke rumah warga," kata Budiono, warga Cerme yang melihat evakuasi korban

Truk Gandeng Terguling, Butuh 4 Jam Evakuasi Sopir yang Terjepit. Kondisnya. . .
surya/sugiyono
Truk gandeng yang terguling dan menutup ruas Jl Raya Cerme, Desa Cerme Kidul Kecamatan Cerme Gresik, Senin (16/10/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Sopir truk tangki yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cerme, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Senin (16/10/2017), sempeat sulit dievakuasi.

Tubuhnya terjepit di belakang kemudi truk, ditambah truk yang mengangkut tetes tebu itu sulit untuk dipindahkan.

Sebelumnya, truk tangki bermuatan tetes tebu 5.000 liter itu terguling dan nyungsep ke teras rumah warga.

Butuh waktu selama 4 jam untuk mengevakuasi bangkai truk dan jasad sopir yang terjepit bodi truk.

Dengan menggunakan dua alat berat dan sebuah mobil derek, akhirnya bangkai truk dapat dibawa ke tepi jalan.

Sementara ceceran tetes tebu yang meluber di jalan raya langsung bibersihkan menggunakan air dari mobil pemadam kebakaran.

L
Truk gandeng yang terguling dan menutup ruas Jl Raya Cerme, Desa Cerme Kidul Kecamatan Cerme Gresik, Senin (16/10/2017). (surya/sugiyono)

Jasad sopir yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina beserta kenetnya yang hanya luka ringan.

"Identitas korban masih dibawa anggota. Sementara kita konsentrasi memindahkan truk," kata Kanit Laka Lantas Polres Gresik Iptu Supriyono, Senin (16/10/2017).

Selama evakuasi bangkai truk, antrean kendaraan dari arah selatan ke utara mengular.

Sementara sebagian pengguna jalan lain memilih melintas melalui Pasar Cerme ke barat sampai Perempatan Metatu ke Pasar Benjeng.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved