TribunJateng/

BPK : Pemberian Opini WTP dari Kami Bukan Berarti Bebas Korupsi

Hery juga menyebutkan pemberian opini hanya menilai tingkat akuntabilitas dan transparan sebuah laporan keuangan saja

BPK : Pemberian Opini WTP dari Kami Bukan Berarti Bebas Korupsi
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Hery Subowo, Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah sedang mebeerikan materi pada acara Media Workshop mengenai Mekanisme Pemberian Opini Laporan Keuangan dan Pemeriksaan Dana Desa, Rabu (18/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemberian opini pada laporan sebuah pemerintahan Keuangan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tidak menjamin pemerintahan tersebut terbebas oleh tindak pindana Korupsi.

Hal itu disampaikan langsung Oleh Hery Subowo, Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah pada acara Media Workshop mengenai Mekanisme Pemberian Opini Laporan Keuangan dan Pemeriksaan Dana Desa pada Rabu (18/10/2017).

Hery juga menyebutkan pemberian opini hanya menilai tingkat akuntabilitas dan transparan sebuah laporan keuangan saja.

" Ini hanya sebatas kulit-kulitnya saja. Namun bila mendapatkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) bisa disebut sebuah prestasi juga. Karena itu juga ditargetkan oleh RPJNM," tandasnya.

Baca: Kabupaten Kendal Punya Sekretaris Daerah Baru, Ini Sosoknya

Ia menyebutkan opini dari BPK bisa menunjukan sebuah kesuksesan sebuah pemerintahan.

" Namun ini juga menjadi langkah menunjukan sebuah good goverment. Karena disini semua data akan transparan. Sulit untuk memanipulasi data," tandasnya.

Baca: Masih Ada 13.000 e-Toll yang Dibagikan Gratis Trans Marga Jateng di Pintu Tol Semarang-Salatiga

Ia pun tak menyangkal pemberian opini dari BPK terhadap laporan keuangan sebuah pemerintahan daerah sarat dengan kepentingan politik. Akan tetapi sebagai lembaga independen, BPK bersikap netral.

Dari 35 Kota dan Kabupaten di Provinsi jawa tengah hampir seluruhnya menyandang opini WTP.

Baca: Gerbang Tol Banyumanik Hingga Salatiga Sudah 100 Persen Pakai Sistem Transaksi Non Tunai

" Namun masih ada lima kabupaten dan kota yang belum mencapai WTP, yaitu Kebumen, Klaten, Tegal, Rembang, dan Brebes," ujarnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help