VIDEO Penemuan Ribuan Batu Bata Kuno di Kawasan Kota Lama, Penasaran Usianya?

Beberapa waktu lalu sempat heboh ada temuan batu bata kuno yang diduga bekas benteng di kawasan Kota Lama.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa waktu lalu sempat heboh ada temuan batu bata kuno yang diduga bekas benteng di kawasan Kota Lama. Setelah dilakukan penelitian, Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, memastikan gugusan batu bata yang ditemukan di Jalan Gelatik Kota Lama adalah bekas jalan peninggalan zaman Belanda.

Tak hanya puluhan, jumlah batu bata diperkirakan mencapai ribuan. Ketua BPK2L Semarang yang juga Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan jika batu bata yang ditemukan bukan benda cagar budaya dari reruntuhan benteng.

"Temuan batu bata kuno telah diteliti oleh TACB (Tim Ahli Cagar Budaya) dan dipastikan bukan bekas bangunan benteng. Kemungkinan ini struktur jalan dahulu sebelum ada aspal dan beton," ujarnya usai meninjau lokasi penemuan batu bata, Selasa (17/10).

Struktur batu bata kuno itu ditemukan di kedalaman tanah mendekati satu meter saat dilakukan perbaikan drainase di kawasan Kota Lama oleh para pekerja saat melakukan penggalian proyek tersebut.

Ita, sapaan akrab Hevearita, menambahkan TACB masih akan meniliti usia dari batu bata tersebut. "Belum diketahui batu bata itu dibuat tahun kapan. Nanti akan kami sampaikan jika sudah ada hasilnya," jelasnya.

Adanya penemuan batu bata tersebut, kata Ita, pekerjaan infrastruktur tetap dilanjutkan.

Pembangunan instrastruktur yang dimaksud yaidu perbaikan infrastruktur di Kota Lama, Proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dianggarkan dana Rp 194 miliar hingga 2019. Tahun 2017 ini sebagai awal cantolan dana Rp 10 miliar.

Kawasan Kota Lama memang dibenahi setelah mendapatkan kucuran dana dari Kementerian PUPR. Ita berencana membuat tetenger dari batu bata yang ditemukan di sekitar Jalan Gelatik .  (tribunjateng/galih permadi)

Penulis: galih permadi
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help