TribunJateng/

LIPUTAN KHUSUS

Ada Pungli Cetak E-KTP? Pemprov Jateng Minta Warga Segera Lapor

"Kalau ada yang bayar lapor ke kami, saya akan peringatkan kepala dinasnya," kata dia, kepada tribunjateng.com"

Ada Pungli Cetak E-KTP? Pemprov Jateng Minta Warga Segera Lapor
KEMENDAGRI
Ada dugaan penggelembungan Rp2,55 triliun dalam anggaran proyek pengadaan KTP elektronik atau e-KTP sebesar Rp5,9 triliun. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Catatan Sipil Jateng, Sudaryanto menegaskan tidak ada biaya untuk pembuatan e-KTP. Jika ada oknum yang memungut biaya, hal itu masuk kategori pungutan liar (pungli).

"Kalau ada yang bayar lapor ke kami, saya akan peringatkan kepala dinasnya," kata dia, kepada tribunjateng.com, baru-baru ini.

Ia berujar, jumlah penduduk Jateng yang wajib rekam e-KTP mencapai 27 jiwa. Sekitar 25 juta di antaranya sudah melakukan perekaman, dan sisanya 1,9 juta belum.

Ia menyebut, sekitar 97 persen warga jateng sudah merekam e-KTP.

Baca: Gianluigi Buffon Terpilih Jadi Kiper Terbaik Dunia 2017, Sisihkan Manuel Neuer dan Keylor Navas

Bagaimana dengan ketersediaan blangko? Sudaryanto menegaskan, pemerintah pusat sudah melakukan lelang dan material e-KTP segera terdistribusi. Pemerintah menjamin 7,6 juta blangko.

Meski tidak sekaligus dicetak, ia menjamin daerah tidak kekurangan.

Setiap kali cetak, pihaknya segera mengirim. Jadi tidak ada istilah blangko habis hingga menahun.

Baca: Jadi Pelatih Terbaik Dunia, Zinedine Zidane Kalahkan Conte dan Allegri

"Contohnya Kabupaten Demak kemarin baru kami gelontorkan 6.000 blangko," ucapnya.

Halaman
12
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help