TribunJateng/
Home »

Jawa

Mendadak, Rombongan Polisi Berhenti di Pasar Karanglewas Banyumas, Ini yang Terjadi Kemudian

Berbagai cara dilakukan pihak kepolisian untuk mencegah ajaran radikalisme seperti yang terjadi di Banyumas

Mendadak, Rombongan Polisi Berhenti di Pasar Karanglewas Banyumas, Ini yang Terjadi Kemudian
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Kasat Binmas Polres Banyumas AKP Pujiono menyerukan para pedagang dan sopir untuk berkumpul. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS- Berbagai cara dilakukan pihak kepolisian untuk mencegah ajaran radikalisme seperti yang terjadi di Banyumas.

Beberapa mobil polisi yang mendadak parkir di pasar Karanglewas Banyumas mengejutkan para pedagang, sopir angkutan serta pengunjung pasar itu.

Perhatian mereka sama tertuju ke arah sejumlah polisi yang turun dari mobil dan berjalan ke arah keramaian pasar.

Bukan senapan yang mereka tenteng, melainkan speaker atau pengeras suara.

Baca: Wow, Pemprov Jateng Bakal Bantu12 Ribu Rumah Tangga Pasang Listrik Gratis

Kasat Binmas Polres Banyumas AKP Pujiono menyerukan para pedagang dan sopir untuk berkumpul.

AKP Pujiono mulai berceramah panjang lebar ihwal bahaya radikalisme.

Ia juga menguji wawasan kebangsaan dan pemahaman terkait radikalisme.

"Kemanusiaan yang adil dan beradab berarti jangan sampai ada permusuhan dan perpecahan. Paham radikal bisa memicu perpecahan dan mengancam keutuhan bangsa,"katanya, Kamis (26/10).

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help