Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

FOCUS

Jangan Bugil di Depan Kamera

Jagat dunia maya dalam sepekan terakhir diramaikan video panas Hanna Anisa yang sempat viral melalui sejumlah media sosial (sosmed).

Penulis: arief novianto | Editor: iswidodo
tribunjateng/bram
ARIEF NOVIANTO Wartawan Tribun Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jagat dunia maya dalam sepekan terakhir diramaikan video panas Hanna Annisa yang sempat viral melalui sejumlah media sosial (sosmed).

Bahkan, nama perempuan yang disebut-sebut sebagai alumni Universitas Indonesia (UI) itu sempat menjadi yang teratas di mesin pencarian Google di berbagai daerah di Indonesia.

Polisi pun bergerak cepat melakukan penyelidikan atas beredarnya video itu.

Polresta Depok sempat mengaku telah mengantongi informasi terduga pelaku yang melakukan adegan mesum dalam video berdurasi 2 menit itu.

Informasi itu sama dengan yang bereda di media sosial, bahwa perempuan itu merupakan alumni UI yang lulus pada 2017, sedangkan pria dalam video itu adalah alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tetapi, Hanna Anisa bersama seorang pria, Farhan, yang mendatangi Mapolresta Depok untuk menjalani pemeriksaan pada Jumat (27/10) lalu membantah orang dalam video itu adalah mereka.

"Kami sudah meminta keterangan HA dan Farhan untuk diklarifikasi atas video mesum yang beredar. Mereka membantah dan menyatakan orang di video itu bukan mereka," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana, Sabtu (28/10).

Meski demikian, pihaknya masih akan menyelidiki kembali dengan menghadirkan saksi ahli, mengingat hasil screenshot wajah dalam video itu sama dengan data penyedilikan yang diperoleh polisi.

Polisi pun akan membawa kasus ini ke ranah penyebaran pornografi melalui UU ITE. Polisi akan mencari tahu apakah pemeran video itu menjadi korban atau pelaku.

Batasan mudahnya, pemeran video itu menjadi korban ketika ada orang lain yang menyebarkan video tersebut. Tetapi, dia bisa menjadi pelaku kalau sengaja menyebarkan ke orang lain.

Tak hanya Hanna Anisa, viral video mesum pekan lalu juga terjadi di Samarinda yang beredar melalui grup Line dan WhatsApp.

Polisi di Samarinda pun bergerak cepat dan berhasil mengungkap pemeran video itu, RA dan NA. Penyelidikan juga diarahkan pada penyebaran pornografi melalui UU ITE.

Yah, bagi 'kids jaman now', kebebasan di berbagai aspek seolah sudah menjadi hal biasa. Lihat saja video vulgar Verrel Bramasta dan Nadine Woworuntu. Video ciuman panas dua insan remaja itupun sempat viral di jagat maya.

Lagi-lagi, perkembangan teknologi bisa disebut menjadi penyebabnya. Berbagai perangkat penunjang teknologi pun semakin mendukung kebebasan itu dengan beragam ekspresi.

Bagi saya, semua orang punya batasan masing-masing tentang kebebasan berekspresi, terlebih untuk bisa dijadikan konsumsi publik sebagai bagian dari eksistensi. Hanya saja, jangan bugil di depan kamera. (Tribunjateng/Arief Novianto)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved