TribunJateng/

Hotline Public Service

Lapor Pak, Ini Ada Sopir BRT Ugal-ugalan Ngebut di Jalanan Bergelombang

Lapor Pak, Ini Ada Sopir BRT Ugal-ugalan Ngebut di Jalanan Bergelombang, roda belakang sampai nabrak portal

Lapor Pak, Ini Ada Sopir BRT Ugal-ugalan Ngebut di Jalanan Bergelombang
Tribun Jateng/Dhian Adi Putranto
Kepala BLU - UPTD BRT Trans Semarang, Ade Bhakti (tengah), saat menggelar pemeriksaan armada BRT di Jalan Pemuda Kota Semarang, Minggu (24/9/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini beberapa pertanyaan keluhan kritik saran yang dijawab oleh instansi terkait dan dimuat di koran tribun jateng halaman hotline public service edisi Jumat 3 November 2017.

Sopir BRT Ugal-ugalan di Mangkang

Yth Pengelola BRT Koridor I jurusan Mangkang-Penggaron, pada Selasa (31/10) kurang lebih Jam 14.15, sopir Bus BRT Nomor Lambung 025, menyopir ugal-ugalan karena mau masuk Terminal Mangkang jalannya kencang, sehingga para penumpang kaget semua, sudah jalan naik, tidak rata dan bergelombang, apalagi dekat POS TPR Mangkang, roda belakang sampai nabrak portal,. Utung bus tersebut tidak terbalik. Terma Kasih dari 0813251955xx.

Jawaban:

Sudah kami tindaklanjuti. Kami panggil, kami klarifikasi, sopir kami atas nama Joni Irnawan mengakui kejadian tersebut alasannya kondisi jalan bergelombang. Sebagai masukan kami, akan kami koordinasikan ke dinas terkait termasuk ke pengelola Terminal Mangkang. (pow)

Ade Bhakti
Kepala BLU BRT Transsemarang

===================================================

Istri Hamil Bingung Mau Klaim Pakai Kartu Apa

Mau tanya saya punya Kartu Indonesia Sehat/KIS dan istri lagi hamil delapan bulan, terus dapat surat rujukan dari Puskmas Pegandan 1 ke RST Wira Tamtama. Kalau istri saya lahiran di RST bayar apa tidak karena kartu KISnya dari pemerintah pusat, dan kami juga dapat Kartu Warga Miskin dari Wali Kota. Terima kasih dari 0857409315xx

‬Jawaban:
Tercover sebagai peserta JKN KIS BPJS Kesehatan. Untuk bayinya bisa langsung dilaporkan sesudah lahir ke BPJS agar aktif kepesertaannya. (pow)

Widoyono
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang

===================================================

Begini Syarat Ikut Program Bedah Rumah

Di jalan Merbabu I/64 RT 004 RW 010 Kel Padangsari Kecamatan Banyumanik ada rumah warga yang kurang sehat, tanpa kamar tidur, eternit rumah jebol, tanpa MCK, dan di dalam rumah penerangan sangt minim.
Di dalam rumah itu ada seorang balita usia 30 bulan. Kasihan karena penghuni rumah layak dapat bantuan. Mohon perhatian dari dinas terkait untuk survei rumah tersebut agar dapat untuk bedah rumah dari Pemkot secara gratis. Terima kasih dari 085626828xx.

Jawaban:

Syaratnya : 1. Proposal lewat pengantar kelurahan yg dilampiri dgn fotokopi KTP, KK, surat keterangan miskin, foto.kondisi rumah, keterangan gaji. 2. Surat keterangan kepemilikan lahan yang sah. Jika itu memang darurat nanti kami jadwalkan tahun 2018, sebab tahun 2017 sudah tidak memungkinkan. (pow)

Siregar
Kabid Rumah Umum dan Rumah Swadaya Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Semarang

Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help