KEREN, Anak-anak Muda Main Wayang Orang di CFD Jelang Hari Wayang Nasional

KEREN, Anak-anak Muda Main Wayang Orang di CFD Jelang Hari Wayang Nasional di Jalan Pahlawan, Semarang, Minggu (5/11) pagi

KEREN, Anak-anak Muda Main Wayang Orang di CFD Jelang Hari Wayang Nasional
tribunjateng/hermawan endra
KEREN, Anak-anak Muda Main Wayang Orang di CFD Jelang Hari Wayang Nasional di Jalan Pahlawan, Semarang, Minggu (5/11) pagi. Mereka berasal dari Sanggar Lengkhong Kopilathe. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suara musik gamelan terdengar di area car free day Jalan Pahlawan, Semarang, Minggu (5/11) pagi. Rupanya irama nada tersebut bersumber dari performa anak-anak yang tergabung dalam Sanggar Lengkhong Kopilathe.

Mereka tengah unjuk gigi dalam mengiringi kegiatan pementasan wayang kulit yang dikemas secara sederhana.

Acara tersebut sengaja digelar untuk memperingati ditetapkannya wayang kulit oleh Unesco sebagai warisan mahakarya dunia seni bertutur pada 7 November.

Penampilan mereka menarik perhatian para pengunjung car free day.

KEREN, Anak-anak Muda Main Wayang Orang di CFD Jelang Hari Wayang Nasional di  Jalan Pahlawan, Semarang, Minggu (5/11) pagi. Mereka berasal dari Sanggar Lengkhong Kopilathe.
KEREN, Anak-anak Muda Main Wayang Orang di CFD Jelang Hari Wayang Nasional di Jalan Pahlawan, Semarang, Minggu (5/11) pagi. Mereka berasal dari Sanggar Lengkhong Kopilathe. (tribunjateng/hermawan endra)

Banyak yang sengaja mampir untuk menonton pertunjukan para seniman muda tersebut.

Bahkan jumlahnya cukup banyak mengelilingi area pementasan.

Satu diantaranya adalah Lastri warga Bongsari, Semarang Barat. Sambil memegang botol minuman, pengunjung car free day tersebut serius menatap ke arah pagelaran. Sesekali ia tersenyum saat melihat aksi dalang cilik memainkan wayang.

"Bagus acaranya. Bisa mengenalkan budaya kepada generasi muda karena kebanyakan pengunjung car free day ini kan orang-orang muda dewasa," kata wanita yang kesehariannya bekerja sebagai guru SD di Bojongsalaman 02.

Dari sekian banyak aksi panggung yang dipamerkan, ia paling suka dengan penampilan punokawan dan tarian yang dibawakan seorang wayang wanita muda berpasangan dengan buto cakil. Sebab, selain lucu juga penuh kejutan serta atraktif.

Halaman
12
Penulis: hermawan Endra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved