TribunJateng/

Satbinmas Polrestabes Semarang Terus Lakukan Penyuluhan Kepada PSK Hingga Eks Napi Terorisme

Selain itu, masih banyak lagi penyuluhan yang diberikan Satbinmas, terutama bagi para narapidana mantan teroris dan para wanita tuna susila.

Satbinmas Polrestabes Semarang Terus Lakukan Penyuluhan Kepada PSK Hingga Eks Napi Terorisme
Istimewa
Kegiatan Satbinmas Polrestabes Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polrestabes Semarang menyediakan layanan penyuluhan bagi masyarakat umum di Kota Semarang.

Masyarakat dari berbagai kalangan bisa meminta Satbinmas untuk memberikan penyuluhan tentang hal apapun.

Kanit Ketertiban Masyarakat (Tibmas) Satbinmas Polrestabes Semarang AKP Agus Darmayuda mengatakan, penyuluhan meliputi soal narkoba, keamanan, kesehatan, ilmu rambu lalu lintas, dan sejenisnya.

"Kami lebih mencegah melalui penyuluhan soal masalah pergaulan remaja, bahaya narkoba, cara menjaga keselamatan pribadi, dan sadar akan berkendara lalu lintas," kata Agus kepada Tribunjateng.com, Jumat (10/11/2017).

Selain itu, masih banyak lagi penyuluhan yang diberikan Satbinmas, terutama bagi para narapidana mantan teroris dan para wanita tuna susila.

"Kalau ke para PSK (pekerja seks komersial), kami selalu memberikan pelatihan agar mereka tidak melacur lagi dan mengubah cara mereka mencari penghasilan," paparnya.

Menurutnya, hal itu meliputi kegiatan ekonomi dan ilmu pencegahan penyakit menular seksual.

"Kami bisa bantu mereka membangun kegiatan ekonomi dengan membuat sesuatu yang memiliki daya jual," tambah Agus.

Terkait para napi mantan teroris, pihak Satbinmas meminta bantuan dari para tokok agama.

Para tokok agama diminta agar bisa meluruskan pemahaman beragama napi mantan teroris.

"Napi mantan teroris rentan kembali lagi melakukan aksinya. Maka dari itu pihak kami selalu gencar memberikan pemahaman lewat tokoh agama seperti Ustad dan lain-lain," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa pihak Satbinmas lebih kepada pencegahan daripada penindakan.

"Kami bukan bagian Reskrim yang langsung menindak kejahatan. Kami lebih melakukan penyuluhan untuk mencegah," papar Agus.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help